Breaking News:

KKB Papua

Perbincangan Terakhir Pratu Sul Ansyari Anwar dengan sang Ayah di Telepon, 3 Jam sebelum Penyerangan

Penyerangan di Posramil Persiapan Kisor, Distrik Maybrat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, masih menyisahkan duka mendalam.

Editor: Claudia Noventa
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Empat prajurit TNI gugur pada insiden penyerangan di Pos Rayon Militer (Posramil) Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Penyerangan di Posramil Persiapan Kisor, Distrik Maybrat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, masih menyisahkan duka mendalam.

Terutama, duka yang dirasakan oleh keluarga 4 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam penyerangan tersebut.

Seperti yang dirasakan keluarga almarhum Pratu Sul Ansyari Anwar yang mengungkapkan sempat mendapat telepon terakhir dari putranya.

Anwar, ayah Pratu Sul Ansyari, menceritakan, tiga jam sebelum penyerangan putranya sempat menelpon.

Pratu Sul Ansyari Anwar Dimakamkan Secara Militer
Pratu Sul Ansyari Anwar Dimakamkan Secara Militer (SUDDIN SYAMSUDDIN)

Baca juga: Letkol Hendra: Sampai ke Ujung Dunia pun tetap Kami cari Pelaku Penyerangan Pos TNI AD di Maybrat

Baca juga: Daftar 36 Pemain Timnas Indonesia U-18 Jelang Piala Dunia, Ada Nama Pemain Asal Sentani

Saat itu, kata Anwar, putranya itu mengabarkan telah mengirim sejumlah uang kuliah untuk adiknya.

"Malam kejadian sebelum dibantai, anak saya Sul, sempat menelpon. Ia mengabarkan ke saya bahwa dirinya telah mengirimkan uang untuk adiknya yang kuliah di Makassar," kata Anwar, Ayah Pratu Sul Ansyari Anwar, Jumat (3/9/2021) di rumah duka.

Tak Biasa

Menurut Anwar, putranya itu menelepon cukup lama.

Hal itu tak seperti biasanya.

Dirinya pun tak menyangka telepon itu menjadi kenangan terakhir dirinya denang sang buah hati.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved