Breaking News:

PON XX Papua

PON XX Papua Diperkirakan dapat Meningkatkan PDRB Hingga Triliun Rupiah

Tigor mengatakan, sektor konstruksi juga mengalami peningkatan hingga capai Rp 851,88 miliar atau 4,2-5,0 persen secara year on year (yoy).

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Paul Manahara Tambunan
Dok. Kementerian PUPR
Stadion yang akan digunakan sebagai venue PON XX Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua  diperkirakan dapat meningkat hingga Rp 1,2 triliun atau 0,6–1,09 persen (atas dasar harga konstan atau ADHK 2020) saat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Oktober mendatang.

Hal ini diungkapkan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua, Naek Tigor Sinaga dalam kegiatan Bincang-Bincang Media bersama Bank Indonesia (BBM–BI) secara virtual, Senin (6/9/2021).

Tigor mengatakan, sektor konstruksi juga mengalami peningkatan hingga capai Rp 851,88 miliar atau 4,2-5,0 persen secara year on year (yoy).

Tak hanya itu, kata Tigor, adanya pembangunan venue PON XX juga berdampak positif terhadap perekonomian Papua.

Baca juga: Edward Ivakdalam Bakal Lawan Juniornya Eks Persipura di Grup A PON XX Papua

Baca juga: PKS Belum Kantongi SK Pusat untuk Cawagub Papua, Suherman: Masyarakat Bersabar

Pembangunan ini juga, berkontribusi terhadap PDRB Papua 0,2 persen dengan posisi tertinggi pada 2019 sebesar 1,5 persen.

PON Papua juga diperkirakan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada sektor informasi dan komunikasi serta sektor lainnya, termasuk transportasi dan pergudangan.

Baca juga: Harun Masiku Disebut Ada di Indonesia pada Agustus, Keseriusan KPK Ditunggu

Sektor informasi dan komunikasi tersebut, diperkirakan meningkat sebesar Rp 107 Miliar atau 1,3–2,1 persen dibandingkan tahun 2020. 

Sementara itu, sektor transportasi dan pergudangan akan meningkat Rp 93,31 Miliar atau 1,5–2,3 persen peningkatannya, jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Termasuk sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, penyediaan akomodasi dan makan minum serta jasa lainnya akan mengalami peningkatan masing–masing sebesar Rp 83,73 miliar, Rp83,18 miliar dan Rp1,93 miliar,” jelas Tigor. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved