Breaking News:

Tim Medis Ungkap Kondisi Bocah 6 Tahun yang Jadi Korban Pesugihan Orangtuanya setelah Operasi

Diketahui, AP telah menjalani operasi mata kanan yang rusak, pada Senin (6/9/2021), pukul 08.00 Wita.

Editor: Claudia Noventa
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi - Tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengungkapkan kondisi AP (6), bocah perempuan yang menjadi korban pesugihan kedua orangtuanya. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengungkapkan kondisi AP (6), bocah perempuan yang menjadi korban pesugihan kedua orangtuanya.

Diketahui, AP telah menjalani operasi mata kanan yang rusak, pada Senin (6/9/2021), pukul 08.00 Wita.

Operasi mata ini sempat tertunda selama beberapa hari lantaran kondisi mental AP yang mengalami traumatik mendalam dan enggan bertemu dengan orang lain.

"Operasi ini tadi kami lakukan sebab sebelumnya kami kesulitan melakukan observasi terhadap pasien akibat traumatik mendalam di mana pasien enggan terbuka dan berkomunikasi dengan orang lain kecuali hanya dengan seorang pamannya" kata Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Syech Yusuf dr Suryadi, Senin (6/9/2021).

Seorang bocah perempuan menjani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sunggiminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan kondisi mata tercungkil diduga menjadi korban pesuguhan oleh orangtuanya. Jumat, (3/9/2021).
Seorang bocah perempuan menjani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sunggiminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan kondisi mata tercungkil diduga menjadi korban pesuguhan oleh orangtuanya. Jumat, (3/9/2021). (KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T)

Baca juga: Warga Temukan Kerangka Manusia Tertutup Sarung di Hutan, Tim SAR Baru Bisa Evakuasi setelah 5 Hari

Baca juga: Sopir Truk yang Tewaskan 6 Orang dalam Kecelakaan di Sleman Jadi Tersangka, Pelaku Tak Punya SIM

Suryadi mengaku bahwa ada beberapa sel pada bagian mata yang rusak dan kemungkinan akan kembali normal mengingat usai korban masih belia.

"Memang ada beberapa sel mata yang rusak dan mudah mudah akan membaik sebab usai pasien masih anak-anak yang memungkinkan sel tersebut akan tumbuh kembali," kata Suryadi.

Pihak rumah sakit juga mengaku bahwa bola mata korban masih utuh dan sempat mengalami pembengkakan beberapa hari sebelumnya.

"Soal bola mata pasien masih ada dan mudah mudahan penglihatan pasien akan kembali normal," kata Suryadi.

Kasus ini sendiri berawal pada Rabu (1/9/2021) saat sejumlah kerabat dan petugas Babinkamtibmas TNI-POLRI Baru saja menghadiri pemakaman DS (22), kakak AP yang diduga tewas dicekoki air garam 2 liter saat menjalani ritual pesugihan.

Baca juga: Penyerangan Posramil Sudah Direncanakan KKB, Kapolda Papbar: Berdampak pada Situasi di Kampung Kisor

AP sendiri berhasil dievakuasi oleh petugas yang memergoki para pelaku berusaha mencungkil bola mata kanan korban meski mendapat perlawanan dari para pelaku.

Aparat kepolisian sendiri saat ini telah melakukan penahanan terhadap paman korban, SA (44) dan kakek korban BR (70).

Sementara kedua orangtua korban HS (43) dan TU (47) masih menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dadi Makassar.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mata Bocah Korban Pesugihan Orangtua Selesai Dioperasi, Dokter: Ada Sel yang Rusak, Mudah-mudahan Membaik

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved