Breaking News:

Persipura

Dipanggil Polisi Terkait Kritiknya, Capo Angky: Manajemen Persipura Tak Pernah Ajak Komunikasi

Capo Angky mengaku belum pernah diajak bicara oleh Manajemen Persipura, sebelum melaoprkan dirinya ke Polda Papua.

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Istimewa
Ketua Blackpearl Curva Nord (BCN) 1963, Capo Angky dipanggil Polda Papua terkait kritiknya terhadap Manajemen Persipura Jayapura. Angky mengaku belum pernah diajak bicara oleh manajemen Mutiara Hitam sebelum adanya laporan polisi terkait kritiknya. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Ketua Blackpearl Curva Nord (BCN) 1963, Capo Angky, mengatakan sebelum datangnya surat panggilan dari kepolisian terhadap dirinya, manajemen Persipura tak pernah mengajak komunikasi.

“Hingga saat ini manajemen tidak pernah mengajak komunikasi atas kritikan saya, yang datang adalah surat dari Direskrimsus,” kata Capo Angky kepada Tribun-Papua.com, Rabu (8/9/2021) siang.

Pria bernama lengkap Frangky Abuuryaan Griapon menerima surat panggilan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Papua, pada Senin (6/9/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Kritik Manajemen Persipura, Capo Angky Dipanggil Polda Papua

Baca juga: Ramai Rumakiek dan Terens Puhiri Best XI Of The Week BRI Liga 1

Ketua Blackpearl Curva Nord 1963 Capo Angky
Ketua Blackpearl Curva Nord 1963 Capo Angky (Blackpearl Curva Nord 1963 For Tribun-Papua.com)

Dalam surat tersebut, Capo Angky diminta untuk mendatangi Direskrimsus Polda Papua, Kamis (9/9/2021), esok hari.

Capo Angky harus berurusan dengan aparat kepolisian atas cuitannya pada akun Facebook  @KepalaSukuTribunUtara tentang kritikan kepada manajemen Persipura Jayapura.

Dalam akun media sosialnya, Capo Angky mengkritisi dua orang pengurus manajemen Persipura Jayapura untuk dapat mengundurkan diri.

Baca juga: Edward Ivakdalam Bakal Lawan Juniornya Eks Persipura di Grup A PON XX Papua

“Saya akan koperatif untuk penuhi panggilan kepolisian guna bertanggung jawab atas tulisan saya pada manajemen,” tegas Capo Angky.

Surat panggilan tersebut juga diposting akun instagram pribadinya dan mendapat ratusan respon dukungan dari berbagai kelompok suporter diseluruh Indonesia.

Bahkan akun @serdadumerahputih_1945 sebagai laman fansbase besar barisan suporter Indonesia juga turut mendukung gerakan dari pentolan kelompok pendukung Persipura itu.

“Kami bersamamu Pace,” tulis akun tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved