Breaking News:

LIPSUS Mahkota Cenderawasih

Mahkota Cenderawasih Bukan Cenderamata, PB PON XX Papua: Dilarang Keras

PB PON XX Papua menyatakan tidak akan menjadikan mahkota burung Cenderawasih sebagai cenderamata bagi para tamu PON XX, Oktober mendatang.

Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi: Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama rombongan tiba di Bandara Sentani, dalam kunjungan menghadiri Natal Nasional 2014 di Kota Jayapura, Papua, 27 Desember 2014. Jokowi terlihat dipakaikan mahkota burung Cenderawasih oleh warga Papua. TEMPO/Cunding Levi 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wakil Sekertaris Umum PB PON XX Papua, Carolus Bolly, menegaskan mahkota burung Cenderawasih tidak akan pernah dijadikan sebagai cinderamata bagi para tamu pekan olahraga nasional empat tahunan yang akan berlangsung pada 2 hingga 15 Oktober mendatang. 

PB PON XX Papua juga tidak akan menyediakan mahkota burung Cenderawasih di berbagai gerai oleh-oleh atau suvenir.

Pernyataaan ini menyusul aturan Pemerintah Provinsi Papua dalam surat edaran Gubernur nomor 660.1/SET pada 5 Juni 2017 tentang larangan penggunaan mahkota burung Cenderawasih di acara seremonial ataupun menjadi suvenir.

Baca juga: Bukan Mahkota Cenderawasih, BBKSDA Papua: PB PON XX Gunakan Noken Sebagai Cenderamata

Wakil Sekertaris Umum PB PON XX Papua, Carolus Bolly, usai membuka resmi Gerai Hoani Papua di bilangan Abepura, Kota Jayapura, Rabu (8/9/2021). Ia meminta masyarakat Papua untuk tidak menjadikan mahkota Cenderawasih sebagai cenderamata.
Wakil Sekertaris Umum PB PON XX Papua, Carolus Bolly, usai membuka resmi Gerai Hoani Papua di bilangan Abepura, Kota Jayapura, Rabu (8/9/2021). Ia meminta masyarakat Papua untuk tidak menjadikan mahkota Cenderawasih sebagai cenderamata. (Tribun-Papua.com/Patricia Bonyadone)

"Sudah tidak bisa dan itu telah dilarang keras, kami juga tidak akan perna mendisplay karena sudah tertera jelas dalam aturan," tegas Carolus Bolly, usai membuka resmi Gerai Hoani Papua di bilangan Abepura, Kota Jayapura, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: PB PON XX: Gerai Honai Papua Tidak Menjual Mahkota Burung Cenderawasih

Baca juga: Tolak Mahkota Cenderawasih Dijadikan Cenderamata, Ramses Wally: Itu Kebesaran Adat Papua

Perizinan, lanjut dia, hanya diberikan kepada acara adat dan moment sakral yang dilakukan di Papua.

Mengingat Cenderawasih merupakan hewan endemik, maka dirinya merasa tidak sembarangan untuk menjadikannya sebagai cenderamata.

"Justru kita harus menjaga, makanya kami di tempat ini sudah diimbau dan tahu betul apa yang harus dijual," jelasnya.

Gerai Honai Papua inisiasi PB PON XX beralamat di kawasan Jalan Baru Pasar Lama Abepura, Wai Mhorock, Kota Jayapura, remi dibuka, Rabu (8/9/2021). Produknya asli buatan masyarakat Papua, bukan imitasi.
Gerai Honai Papua inisiasi PB PON XX beralamat di kawasan Jalan Baru Pasar Lama Abepura, Wai Mhorock, Kota Jayapura, remi dibuka, Rabu (8/9/2021). Produknya asli buatan masyarakat Papua, bukan imitasi. (Tribun-Papua.com/Patricia Bonyadone)

Baca juga: 4 Berita Populer: Presiden Dilarang Pakai Mahkota Cenderawasih hingga KNPB Bakutembak Kontra Aparat

Carolus berujar, selain Kota Jayapura, warga di setiap kampung hingga daerah terpencil di Papua juga harus menghentikan perburuan Cenderawasih.

"Di kampung-kampung itu orangtua dan anak-anak jangan kam tembak-tembak juga, larang di kota tapi di sana asal tembak," sindirnya.

Ia berharap tidak ada lagi penyalahgunaan burung Cenderawasih di Tanah Papua, namun sebaliknya harus menjaga keberlangsungannya.

"Kita jaga bersama dan rawat, agar ke depannya tidak hilang. Ini asli Papua, justru harus dilestarikan," pesan Carolus. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved