Breaking News:

KKB Papua

Irjen Tornagogo Sihombing: Tak Ada Operasi Militer di Maybrat

Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing membantah adanya operasi militer pascapenyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat.

Editor: Paul Manahara Tambunan
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing membantah adanya operasi militer pascapenyerangan Posramil Kisor yang menewaskan 4 prajurit TNI di Kabupaten Maybrat.

“Tidak ada operasi militer di Maybrat,” tegasnya kepada awak media termasuk TribunPapuaBarat.com pada Rabu (8/9/2021).

“Kalau sudah berani berbuat, maka harus bertanggungjawab,” lanjutnya. 

Sihombing menyatakan dalang penyerangan yang menewaskan 4 prajurit TNI pada 2 September 2021 adalah KNPB Maybrat.

Baca juga: Rombongan Danrem Brigjen TNI Indra Heri Baku Tembak dengan KNPB Maybrat

Baca juga: 700 Warga Maybrat Mengungsi ke Hutan, Aparat Diminta Hentikan Pengejaran KNPB

Suasana evakuasi 3 orang prajurit TNI dari dalam Posramil Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.
Suasana evakuasi 3 orang prajurit TNI dari dalam Posramil Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. (HO)

"KNPB sejauh ini kita lihat ada di belakang kasus ini," katanya.

Sihombing mengatakan selama ini Papua Barat sudah lebih baik.

Karenanya, ia meminta semua pihak untuk tidak bermain dengan tujuan mengganggu situasi keamanan masyarakat.

"Terus terang, sampai mereka merusak fasilitas umum (jembatan) oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab," pungkasnya.

Diketahui, hingga saat ini aparat gabungan TNI dan Polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembantaian empat anggota TNI di Pos Keamanan Kisor, Kabupaten Maybrat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved