Breaking News:

KKB Papua

Kronologi TNI-Polri Baku Tembak dengan KNPB, Diserang saat Perjalanan Menuju Posramil

Kontak senjata terjadi antara aparat gabungan TNI-Polri rombongan Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri dengan KNPB.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Unsplash.com/@r1ppy
Ilustrasi Peluru - Kontak senjata terjadi antara aparat gabungan TNI-Polri rombongan Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri dengan Kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kontak senjata terjadi antara aparat gabungan TNI-Polri rombongan Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri dengan Kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Peristiwa itu terjadi di Kampung Kamat, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Minggu (5/9/2021).

Kejadian bermula saat rombongan Danrem hendak menuju ke Kisor untuk meninjau Pos Koramil yang diserang kelompok separatis teroris beberapa waktu lalu.

Kapala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron mengatakan, dalam perjalanan ke sana, sampai di Kampung Kamat, rombongan mendapati jembatan yang sengaja dirusak.

Baca juga: Warga Sekitar Posramil Kisor Masih Takut untuk Balik ke Rumah, Aparat Diminta Hentikan Operasinya

Baca juga: Pascatewas 4 Anggota TNI di Maybrat secara Sadis, Kapolda Bantah tidak ada Operasi Militer

Setelah itu, rombongan Danrem melihat sekelompok orang yang menenteng senjata api, yang diduga adalah kelompok KNPB.

Tim gabungan TNI-Polri kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok itu.

Kelompok KNPB disebut lari ke dalam hutan, sampai akhirnya terjadi kontak senjata. 

Aksi penembakan itu terjadi menjelang magrib, tim gabungan kemudian memutuskan untuk kembali ke Pos Kodim 1809/Maybrat untuk dilakukan konsolidasi. 

"Pada saat patroli pengejaran, telah didapati satu orang pelaku yang terlibat pada saat penyerangan Posramil persiapan Kisor. Pasca insiden penyerangan Posramil Kisor situasi di Kabupaten Maybrat sudah mulai kondusif dengan ditempatkan pos gabungan di wilayah Aifat Raya untuk menjamin keamanan masyarkat yang hingga saat ini mengungsi ke hutan," ujar Hendra, kepada wartawan, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: TNI-Polri Tangkap 3 Anggota KNPB yang Terlibat Penyerangan Posramil Maybrat

Hendra menuturkan, ada beberapa masyarakat yang telah melapor ke pos bahwa mereka tidak berani kembali ke kampung karena diancam oleh kelompok KNPB akan dibunuh.

TNI-Polri menjamin tetap terus menjaga keamanan masyarakat, agar dapat kembali ke kampung.

"Jangan khawatir, karena sejumlah nama pelaku yang terlibat dalam penyerangan pos yang lalu, sudah dikantongi aparat," kata Hendra.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rombongan Danrem Brigjen TNI Indra Heri Baku Tembak dengan KNPB di Papua Barat, Begini Kronologinya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved