Breaking News:

Update Kasus Bocah 6 Tahun Korban Praktik Ilmu Hitam, Seorang Dukun yang Resahkan Warga Diamankan

Polisi menangkap seorang pria berinisial SU (65) yang diduga menjadi dukun dalam ritual ilmu hitam yang membuat P, bocah enam tahun terluka.

(KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.)
SU (65), seorang dukun tengah menjalani pemeriksaan oleh aparat Kepolisian Polres Gowa, Sulawesi Selatan sebagai saksi dalam kasus AP (6), yang menjadi korban ritual oleh kedua orangtuanya. Selasa, (8/9/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polisi menangkap seorang pria berinisial SU (65) yang diduga menjadi dukun dalam ritual ilmu hitam yang membuat P, bocah enam tahun terluka, Selasa (7/9/2021).

Diketahui sebelumnya, AP, bocah enam tahun diduga jadi korban praktik ilmu hitam oleh kedua orangtuanya di Lembang Panai, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, Sulawesi Selatan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tinggimoncong Iptu Hasan Fadly mengatakan, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah dukun tersebut.

Di sana, polisi menemukan banyak batok kelapa yang diduga digunakan SU dalam ritual-ritualnya.

Baca juga: Pria di Sidoarjo Bunuh Kakak Beradik Bermula Cinta Ditolak, Jasad Korban Dilempar ke Sumur

Baca juga: Kisah Kakek Pikun Cari Jalan Pulang, di Kantong Kresek Bawa Uang Rp 150 Juta dan Emas 250 Gram

Menurut seorang warga, MU, dirinya sudah beberapa kali melihat praktik perdukunan yang dijalankan SU.

Dia menuturkan, batok kelapa tersebut dipakai dalam ritual sebagai persembahan kepada arwah penguasa Gunung Bawakaraeng.

"Air kelapa itu diminum oleh pasien jika kehilangan kesadaran. Setelah minum air kelapa maka kembali sadar diri, karena katanya air kelapa itu untuk arwah penasaran Gunung Bawakaraeng," ujarnya, Selasa.

Warga Tinggimoncong itu mengatakan, salah satu yang sering datang ke kediaman SU adalah orangtua AP. Ia mengunjungi SU lebih dari satu kali.

"Orangtua korban sering saya lihat tidak sadarkan diri di rumah itu (rumah dukun) dan nanti sadar kalau minum air kelapa,” ucapnya.

Diperiksa sebagai saksi

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved