Breaking News:

KKB Papua

445 Warga Maybrat Mengungsi ke Pedalaman, Bupati: Jangan Takut, Kami Jamin Keselamatan

B8upati Maybrat Bernard Sagrim menegaskan kehadiran aparat gabungan di daerah tersebut tak lain untuk menjamin keselamatan masyarakyat.

Editor: Paul Manahara Tambunan
((TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun))
Kondisi anak-anak di tempat pengungsian di Aula Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MAYBRAT - Bupati Maybrat Bernard Sagrim meminta ratuasan warga yang mengungsi pascapenyerangan Posramil Kisor oleh KNPB, untuk tidak takut keberadaan aparat TNI dan polisi.

Dia menegaskan kehadiran aparat gabungan di daerah tersebut tak lain untuk menjamin keselamatan masyarakyat.

Pernyataan ini disampaikan Bernard Sagrim saat menyambangi para pengungsi di Aula Distrik Aitinyo, Kampung Tehak Kecil, Kabupaten Maybrat pada Kamis (9/9/2021).

Adapun pengungsi di Aula Distrik Aitinyo, berasal dari 9 kampung.

Baca juga: Irjen Tornagogo Sihombing: Tak Ada Operasi Militer di Maybrat

Baca juga: Kontra Persela, Pemain Persipura Todd Ferre Diminta Harus Kontrol Emosi

"Berjumlah 127 kepala keluarga (KK), dan 445 jiwa," kata Sagrim kepada sejumlah awak media, termasuk TribunPapuaBarat.com.

Sejumlah pengungsi juga berasal dari Distrik Ayamaru Selatan Jaya, Kumurkek, dan beberapa Distrik lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sagrim meminta masyarakat agar tidak takut dengan kehadiran aparat TNI-Polri.

"Kapolda dan Pangdam XVIII/Kasuari, sudah menyampaikan bahwa yang dikejar hanya pelaku. Jadi masyarakat yang tidak terlibat bisa kembali," jelasnya.

Baca juga: 700 Warga Maybrat Mengungsi ke Hutan, Aparat Diminta Hentikan Pengejaran KNPB

"Mereka juga sadar jadi trauma psikologis itu wajar, tetapi jangan terlalu berlebihan. Masyarakat harus kembali melakukan aktivitas seperti biasa."

Terkini, pemerintah tengah mendata ratusan pengungsi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved