Breaking News:

Petani Milenial

5.000 Anak Muda Asli Papua Tertarik Bergabung Dalam Program Petani Milenial

Provinsi Papua dan Papua Barat memiliki tenaga kerja anak muda yang luar biasa banyak secara jumlah

Editor: Musa Abubar
Istimewa
Suasana Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar meresmikan Petani Milenial di Kabupaten Merauke, Senin (30/8/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Provinsi Papua dan Papua Barat memiliki tenaga kerja anak muda yang luar biasa banyak secara jumlah.

Hingga kini, sejak berbagai acara peluncuran program di kedua provinsi, dan di 6 Kabupaten, telah terdata lebih dari 5.000 anak muda asli Papua yang tertarik untuk bergabung dalam program ini.

Sebagian dari mereka telah memperoleh bantuan seperti pelatihan Kewirausahaan, Duta Petani Milenial, Bantuan Bibit, Benih, Pupuk, dan tambahan Alat dan Sarana Pertanian.

Sebagian besar dari Angkatan kerja muda ini terserap di sektor Pertanian (BPS, 2020). Yang menjadi permasalahan adalah sebagian besar dari mereka merupakan “Petani Insidentil”, yakni petani yang terpaksa menjadi petani, karena tidak terserap di sektor lain.

Baca juga: Giat Vaksinasi Massal POLRI Digelar di Pelataran Masjid Al-Ikhlas Yabansai Jayapura

Padahal, sekiranya mereka memang memilik passion dan keinginan yang kuat untuk menjadi Petani, dengan keterampilan yang tinggi, maka secara pribadi mereka akan Makmur, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerahnya, maupun negaranya.

Yang menjadi permasalahan adalah, jumlah anak muda di Indonesia, termasuk di Papua, tidak tertarik untuk bertani dan menjadi Petani.

Alasannya adalah kecenderungan bahwa Petani berada pada level ekonomi kelas bawah.

Baca juga: H.Ahmad Syaiku: Pilmuli 2024 Jadi Peluang Besar untuk PKS

Padahal bila kita melihat negara seperti Selandia Baru, Thailand, dan Belanda, yang terhitung sebagai negara dengan tingkat kemakmuran yang tinggi, menggantungkan perekonomiannya pada sektor Pertanian. Sektor ini juga didominasi oleh anak-anak mudanya, yang menjadi petani yang kreatif, bermental wirausaha, dan inovatif.

Baca juga: 6 Kegiatan yang Bisa Dilakukan agar Perayaan Natal dengan Keluarga Semain Lebih Berkesan

Oleh sebab itu, menjawab tantangan diatas, Presiden Joko Widodo memandatkan di lahirkannya 2,5 Juta Petani Milenial, untuk mendukung penciptaan program ketahanan Pangan Nasional, dan memperkuat Ekonomi Nasional melalui pengembangan sektor Pertanian berbasis anak muda.

Khusus untuk Papua dan Papua Barat, Presiden Joko Widodo bahkan mendorong masuknya Program ini dalam Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat, yang dimandatkan oleh Inpres No. 9 Tahun 2020.

Baca juga: Polda Papua Barat Sebut DPO Atas Nama Silas Ki Ketua KNPB Sektor Kisor

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved