Breaking News:

KKB Papua

Pendidikan Anak di Pengungsian Terhenti, Ini Kata Bupati Maybrat

Bupati Kabupaten Maybrat, Bernard Sagrim, akan mencari alternatif lain terhadap anak-anak yang sedang mengungsi, pasca penyerangan Posramil Kisor

Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Kondisi anak-anak di tempat pengungsian di Aula Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat 

TRIBUN-PAPUA.COM, MAYBRAT - Pemerintah kabupaten Maybrat, Papua Barat, tengah mengupayakan solusi bagi anak-anak Maybrat untuk mendapatkan akses pendidikan selama berada di pengungsian.

Hal ini menyusul terhentinya pendidikan pascapenyerangan yang menewaskan 4 prajurit TNI di Posramil Kisor, hingga berbuntut pengungsian warga dari 9 kampung di Aula Distrik Aitinyo, Kampung Tehak Kecil, Kabupaten Maybrat.

"Saya sudah minta Kepala Dinas Pendidikan untuk cari sekolah terdekat, biar mereka sekolah satu atau dua hari," kata Sagrim kepada awak media, saat mengunjungi ratusan pengungsi pada Kamis (9/9/2021).

Ia menegaskan  anakan-anak harus mendapatkan pendidikan sekalipun dalam posisi di pengungsian.

Baca juga: 445 Warga Maybrat Mengungsi ke Pedalaman, Bupati: Jangan Takut, Kami Jamin Keselamatan

Sagrim menyampaikan imbauan Pangdam XVIII/Kasuari, yang menekankan aktifitas pendidikan harus berjalan seperti biasanya.

"Anak-anak yang sedang mengungsi pun tetap mendapatkan kepastian dalam menempuh pendidikan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Maybrat Bernard Sagrim bersama pimpinan TNI dan polisi setempat menyambangi 455 jiwa pengungsi  di Distrik Aitinyo pada Kamis (9/9/2012).

Baca juga: Rombongan Danrem Brigjen TNI Indra Heri Baku Tembak dengan KNPB Maybrat

Sagrim meminta para mengungsi pascapenyerangan Posramil Kisor oleh KNPB, untuk tidak takut keberadaan aparat TNI dan polisi.

Adapun pengungsi di Aula Distrik Aitinyo, berasal dari 9 kampung.

"Berjumlah 127 kepala keluarga (KK), dan 445 jiwa," kata Sagrim kepada sejumlah awak media, termasuk TribunPapuaBarat.com.

Sejumlah pengungsi juga berasal dari Distrik Ayamaru Selatan Jaya, Kumurkek, dan beberapa Distrik lainnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved