Breaking News:

Usahakan Anak-anak Pengungsi Maybrat Sekolah, Bupati Bernard Sagrim: Harus Kita Selamatkan Dulu

Bupati Kabupaten Maybrat Bernard Sagrim akan memastikan anak-anak yang ikut mengungsi pascapenyerangan Posramil Kisor tetap bersekolah.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
((TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun))
Kondisi anak-anak di tempat pengungsian di Aula Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Bupati Kabupaten Maybrat Bernard Sagrim akan memastikan anak-anak yang ikut mengungsi pascapenyerangan Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/6/2021) tetap bersekolah.

Pasalnya, dalam imbauan Pangdam XVIII/Kasuari, menyebutkan bahwa aktivitas pendidikan harus berjalan seperti biasanya.

Kata Sagrim, dalam kondisi seperti ini anak-anak harus tetap ada di dalam sekolah.

"Saya sudah minta Kepala Dinas Pendidikan untuk cari sekolah terdekat biar mereka sekolah satu atau dua hari," ujar Sagrim, kepada sejumlah awak media, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Aparat Lihat Jembatan Rusak hingga Sekelompok Orang Bawa Senjata, sebelum Baku Tembak dengan KNPB

Baca juga: Kronologi Aparat Kepung 2 Anggota KKB di Tengah Sungai, Pelaku Gagal ke Mongham Bawa Senjata

Kondisi anak-anak di tempat pengungsian di Aula Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat
Kondisi anak-anak di tempat pengungsian di Aula Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat (Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)

"Kalau belum kembali ke sana (kampung-red), berarti anak-anak harus kita selamatkan di sini dulu," ucap Sagrim.

"Sehingga, anak-anak yang sedang mengungsi pun tetap mendapatkan kepastian dalam menempuh pendidikan."

Diberitakan sebelumnya, Bupati Maybrat Bernard Sagrim dan aparat TNI-Polri meninjau pengungsi di Aula Distrik Aitinyo, Kampung Tehak Kecil, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Sagrim mengatakan masyarakat yang mengungsi di Aula Distrik Aitinyo berasal dari sembilan kampung.

Mereka menungsi setelah peristiwa penyerangan Posramil Kisor pada Kamis (2/9/2021) lalu.

"Total masyarakat dari sembilan kampung yang mengungsi di Distrik Aitinyo berjumlah 127 kepala keluarga (KK), dan 445 jiwa," ujar Sagrim, kepada sejumlah awak media, Kamis (9/9/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved