Seleksi CPNS 2021
Pengadilan Tinggi Agama Jayapura Pastikan Tak Ada Suap Penerimaan CPNS 2021
Pelaksanaan tes CPNS bersifat terbuka, sehingga diharapkan tak ada kecurangan.
Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tak terasa seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Mahkama Agung Republik Indonesia (RI) wilayah Papua, telah memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Pada tahapan seleksi tahun 2021, setidaknya mengikut sertakan 139 orang dalam tes ini.
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapura drs Sudirman mengatakan, proses penerimaan CPNS berlangsung baik dan tertib.
"Semua lancar dan dapat mengikuti ujian dengan baik. Kami juga bertindak tegas dalam meloloskan peserta, tidak menerima penyuapan," tegasnya kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (11/9/2021).
Pelaksanaan tes CPNS bersifat terbuka, sehingga diharapkan tak ada kecurangan.
Baca juga: Acara Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dibubarkan Anak Buah AHY di Tangerang
Baca juga: Lukas Enembe: PON XX Adalah Harga Diri Orang Papua
"Ini sebagai cotoh di mana negara dapat betul-betul menunjukan kualitas dan kejujuran," ucapnya.
Selain itu, dalam perekrutan ini tentunya dapat menghasilkan putra-putri terbaik.
"Hasil tes serta kerja keras mereka nantinya jika lolos akan bekerja di Mahkamah Agung, yang mana peradilan hukum dan peradilan agama sangat membutuhkan tenaga," ungkapnya.
Baca juga: VIRAL Harta Kepsek SMK di Tangerang Rp1,6 Triliun, Urutan 7 Pejabat Tajir Indonesia
Adapun karyawan yang telah pensiun dan meninggal dunia, membuat banyak tempat masih kosong.
"Tidak hanya jabatan per orangan ya, tapi jabatan struktural perlu diisi. Misalnya kemitraan atau pengantinya, jadi memang sangat butuh," jelasnya.
Baca juga: Siap Tempur, Tim Dayung PON DKI Jakarta Target 4 Medali Emas PON XX Papua
Rata-rata pegawai khususnya Pengadilan Tinggi Agama hanya belasan orang, sedangkan jabatan dan kebutuhan sangat banyak.
Dirinya berharap, dengan adanya hasil rekrutan ini akan menambah kekuatan dan tenaga baru di Pengadilan Agama.
"Semoga adik-adik yang lulus dari latar belakang pendidikan komputer dan sarjana ekonomi, dan teknik, itu sangat membantu dalam pengembangan kami membuat aplikasi," imbuhnya. (*)