Breaking News:

KKB Papua

Turun Gunung, Bupati Maybrat Minta Masyarakat Tidak Terpengaruh Hoaks

Sejarah masa lalu di Distrik Aitinyo Raya, kata Sagrim, sangat menyedihkan. Perikaian hingga jatuhnya korban jiwa pernah terjadi. Say no to hoaks.

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Bupati Maybrat Bernard Sagrim saat memberikan sosialisasi bagi warga yang mengungsi di Distrik Aitinyo Raya, pada Kamis (9/9/2021). warga diminta untuk tidak terprovokasi informasi hoaks. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MAYBRAT - Bupati Maybrat Bernard Sagrim mengajak seluruh masyarakat Papua Barat agar tetap menjaga keamanan dan tidak terpengaruh informasi hoaks terkait pengungsian di daerahnya.

Imbauan ini, menyusul penyerangan Posramil Kisor hingga berujung gelombang pengungsian warga dari sejumlah kampung di Kabupaten Maybrat, hingga menjadi perhatian publik Tanah Air.

"Kamu ingat bahwa di Distrik Aitinyo Raya, pernah dalam sejarah dan menjadi daerah merah," ujar Sagrim, saat memberikan sosialisasi bagi warga Distrik Aitinyo Raya, pada Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Jadi Buronan Polisi, 17 Anggota KNPB Maybrat Dikejar Terkait Gugurnya 4 Prajurit TNI

Baca juga: Persipura Terjun ke Dasar Klasemen, Jacksen: Keadaan Harus Diubah Tim

"Jangan sampai sejarah tersebut diulangi lagi. Karena secara langsung berhadapan dengan aparat," lanjutnya.

Sejarah masa lalu di Distrik Aitinyo Raya, kata Sagrim, sangat menyedihkan. 

"Kamu yang orang tua harus bicara kembali, bahwa daerah ini dulu ada orang tidak bertanggungjawab masuk dan korban pun berjatuhan," pesan Sagrim.

Baca juga: Gereja Diminta Perhatikan Ratusan Pengungsi di Maybrat Papua Barat

Para orang tua diminta harus menceritakan kejadian suram di masa lalu kepada generasi muda, sehingga sejar kelam terkait jatuhnya korban jiwa tidak terjadi lagi.

"Kita ini sekarang ada di dalam NKRI. Jadi, siapa pun yang masuk dan memberikan hasutan di sini tidak usah kamu terpengaruh," tegasnya.

Sagrim meminta masyarakat yang ada di Distrik Aitinyo Raya untuk tetap bekerja dan berkontribusi dalam pembangunan.

Pantauan TribunPapuaBarat.com, masyarakat yang ada di Distrik Aitinyo Raya bersepakat untuk mengikuti apa yang diinstruksikan oleh Bupati Maybrat.

Masyarakat sepakat untuk saling menjaga keamanan, dan terus mendukung pembangunan di daerah tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved