Breaking News:

PON XX Papua

Rp 1,4 Triliun Dana PON Belum Turun, Yunus Wonda: Kami Jalan dengan Rp 600 Miliar Dulu

“Kami akan menggunakan dana sebesar 600 miliar milik PB PON Papua. Walau minim, tapi kami harus jalan," kata Yunus Wonda.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda. 

TRIBUN-PAPUA.COM: Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua Yunus Wonda menegaskan, pihaknya tetap akan bekerja maksimal mensukseskan PON di tanah Papua, walau janji Pemerintah Pusat mengucurkan dana sebesar 1,4 triliun belum direalisasikan hingga saat ini.

Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian beberapa waktu lalu menegaskan pemerintah akan mengawal anggaran senilai Rp 1,4 triliun untuk penyelenggaraan PON XX Papua.

Baca juga: Menkopolhukam Ijinkan Ada Penonton di PON, BTM: Terimakasih

Tito menjelaskan anggaran Rp 1,4 triliun tersebut merupakan permintaan dari PB PON Papua.

Anggaran tersebut rencananya akan dialokasikan untuk akomodasi kontingen, transportasi, makan, dan kegiatan tambahan lainnya yang sudah dirinci.

Prinsipnya, kata Tito, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui.

Dana tersebut, kata Tito, akan langsung ditransfer Kemenpora ke Pemerintah Provinsi atau PB PON.

Terkait pengawasannya, Tito mengatakan Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri akan memberikan pendampingan teknis terkait penggunaan anggaran tersebut.

Selain itu, kata dia, kementerian dan lembaga lain yang juga terlibat mengawasi anggaran tersebut antara lain Kementerian Keuangan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BKPK).

Walau anggaran tersebut belum dialokasikan, menurut Yunus, pihaknya tetap akan bekerja dengan dana yang ada saat ini.

“Kami akan menggunakan dana sebesar 600 miliar milik PB PON Papua. Walau minim, tapi kami harus jalan. Tidak mungkin PON batal karena hanya menunggu anggaran tersebut,” kata Yunus kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com, Sabtu (11/9/2021).

Kata Yunus, permasalahan anggaran tidak akan menyusut semangat yang ada, meski dana tersebut sangat berpengaruh.

Baca juga: Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp950 Miliar Untuk PON XX Papua

“PON tidak boleh bergeser ataupun tertunda karena keterlambatan anggaran tersebut, dan harus tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Maka sebagai ketua harian PB PON XX Papua, Yunus meminta agar Pemerintah Pusat dapat serius melihat persoalan ini.

"Kami minta pemerintah (pusat), serius untuk ini, walaupun kami tau pemerintah (pusat) akan mencairkan anggaran itu," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved