News

Ambulance Terbatas, Dirut RSUD Serui Minta Masyarakat Infokan 6 Jam Sebelum Pemakaman

Dampak dari minimnya Ambulance di Kabupaten Kepulauan Yapen, Dirut RSUD Serui meminta kepada masyarakat agar kordinasi lebih awal.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Ri
Chiko Renda for Tribun-Papua.com
Dirut RSUD Serui, dr. Jhonny B. Abaa 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dampak dari minimnya Ambulance di Kabupaten Kepulauan Yapen, Dirut RSUD Serui meminta kepada masyarakat agar kordinasi lebih awal.

Hal itu diungkapkan Dirut RSUD Serui Dokter Jhonny B Abaa kepada Tribun-Papua.com Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Konsisten Jokowi Buat PON XX, ini Tanggapan Gubernur Papua

"Sebab keterbatasan ambulance, maka masyarakat kami himbau, 6 jam sudah dinfokan kepada petugas, sebelum rencana pemakaman," jelas Jhonny.

Selain masalah waktu, dirinya juga menambahkan agar masyarakat dapat berkoordinasi dengan sopir jenazah.

Baca juga: Inilah 17 Nama Pembantai 4 Anggota TNI AD di Maybrat secara Sadis

ia pun mnurutkan selain RSUD, ada 2 unit mobil yang di hibahkan kepada pihak gereja dan Masjid, sehinnga masyarakat bisa meminjamnya.

"Selain ada di RSUD ada juga di masjid dan gereja, saat mobil kami terpakai, silahkan masyarakt bisa mengubungi pihak gereja dan masjid," terangnya.

Untuk itu perlu dilakukan kordinasi aktif dari masyarakat, yang berencana menggunakan ambulance untuk membawa jenazah.

Baca juga: Inilah Curhatan 1 Anggota TNI AD Sebelum Tewas Dibantai Kelompok Separatis Papua Merdeka di Maybrat

"Sehingga tidak terjadi missed komunikasi, antara kedua belah pihak," imbuhnya.

Baca juga: Mendagri Turunkan Tim Pengawas dan Pendamping Dana PON

kendaraan ambulance yang ada saat ini di Kabupaten Kepulauan Yapen masih kurang, sebab tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat terhadap ambulance.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved