Breaking News:

KKB Papua

KKB Bakar Alat Berat, Proses Pengerjaan Jalan Trans Papua Dihentikan dan 70 Pekerja Dievakuasi

Sebanyak 70 pekerja dievakuasi setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar alat berat jenis ekskavator milik PT Wijaya Karya.

Editor: Claudia Noventa
Tribun-Papua.com/Istimewa
Alat berat milik PT Wijaya Karya yang dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pegunungan Bintang, Papua.(DOK PEGUNUNGAN BINTANG) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebanyak 70 pekerja dievakuasi setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar alat berat jenis ekskavator milik PT Wijaya Karya.

Persitiwa itu terjadi di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Rabu (8/9/2021).

Kepala Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena Sepnat Kambu mengatakan para pekerja tersebut langsung dibawa ke tempat yang aman.

"70 pekerja di Kampung Mangabid, Pegunungan Bintang, telah dievakuasi ke tempat yang aman, ini untuk melindungi para pekerja," ujar Kepala Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena Sepnat Kambu, melansir Kompas.com, Sabtu (11/9/2021).

Baca juga: Kisah Bocah 3 Tahun Gemar Makan Tanah dan Pecahan Tembok, Ibu: Kalau Dilarang Nangis, Keterusan

Baca juga: Sering Dititipkan Ibu, Bocah 15 Tahun Dirudapaksa Kakek selama 7 Tahun hingga Kini Hamil

Sepnat membenarkan, perusahaan terpaksa menghentikan proses pengerjaan jalan Trans Papua yang menghubungkan Oksibil, Pegunungan Bintang, dengan Towe Hitam, Keerom.

"Jadi sudah dua pekerjaan Trans Papua yang kami hentikan karena faktor keamanan, yang di Yahukimo dan sekarang di Pegunungan Bintang," kata Sepnat.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menegaskan, aparat keamanan segera mengirim tambahan pasukan di daerah rawan agar proyek strategis nasional bisa kembali berjalan.

Baca juga: Warga Kompak Cari Residivis Kasus Pencabulan Anak yang Culik Seorang Bocah, Pelaku Babak Belur

Hanya saja, hal tersebut baru dilakukan setelah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021.

Pagelaran itu baru berakhir pada 15 Oktober 2021.

"Kami berharap setiap perusahaan di sejumlah kabupaten yang rawan gangguan keamanan untuk sementara menghentikan pembangunan Trans Papua. Hal ini demi keselamatan para pekerja," kata Fakhiri.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KKB Bakar Alat Berat Proyek Jalan Trans Papua di Pegunungan Bintang, 70 Pekerja Dievakuasi",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved