Breaking News:

Kunjungan Menteri ke Papua

Kunjungan Menteri Memantik Reaksi, Inilah Sederet Menteri yang Berkunjung ke Papua Selama Sepekan

Kalau datang dalam ranggkan PON silahkan, tapi selain urusan PON dan yang menyangkut politik itu tidak perlu

Penulis: M Choiruman | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/ Hendrik
Menkopolhukam Mahfud MD saat memberikan ketereangan pers di Jayapura Papua 

TRIBUN-PAPUA, JAYAPURA – Selama sepekan ini, sejumlah menteri anggota Kabinet Indonesia Maju berkunjung ke Provinsi Papua. Kedatangan para pembantu Presiden Jokowi-Marif Amin ini, selain mengecek kesiapan tuan rumah penyelenggaraan PON XX Papua, sekaligus memantau cakupan vaksinasi Covid-19 dan perkembangan kasus aktif Covid-19 di Bumi Cenderawasih. 

Namun kedatangan sejumlah menteri tersebut mendapat reaksi yang beragam dari sejumlah tokoh di Papua. Misalnya disampaikan anggota Komisi I DPR Papua, Emus Gwijangge. Dia berharap kedatangan menteri ke Papua jangan membawa masalah.

Baca juga: Soal Kunjungan Menteri ke Papua, Yunus Wonda: Kami Tak Melarang, Tolong Koordinasi

Bahkan dia meminta kedatangan para menteri tersebut seharusnya berkaitan dengan penyelenggaraan dan kesuksesan PON XX Papua, serta demi menjaga keamanan di Tanah Papua.

"Sebagai Anggota DPRP saya berpesan, kalau datang dalam ranggkan PON silahkan, tetapi di luar urusan PON dan yang menyangkut dengan politik itu tidak perlu," pintanya.

Hal itu disampaikan menanggapi kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, ke Jayapura pada Sabtu (4/9/2021).

Ketum Golkar
KUNJUNGAN - Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto berkunjung ke Provinsi Papua

"Saya harap Pak Airlangga dan Pak Tito tolong menjaga kesatuan negara, dalam hal ini keamana di Papua. Apalagi saat ini masih dalam situasi Covid dan juga menghadapi PON yang tingga beberapa hari lagi," jelasnya.

Baca juga: Mendagri Turunkan Tim Pengawas dan Pendamping Dana PON

Pernyataan serupa disampaikan Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua, Yunus Wonda terkait kedatangan sejumlah menteri ke Papua jelang pelaksanaan PON di Bumi Cenderawasih.

Pernyataan tersebut, kata Yunus bukan untuk menyinggung para menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi), tetapi sebagai masukkan agar dapat melakukan koordinasi.

“Mereka (menteri) yang datang ini kan tujuannya melihat kesiapan venue di Papua khususnya di empat klaster. Ada baiknya mereka koordinasi dengan kami (PB PON). Ini kan tidak,” kata Yunus kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com, Sabtu (11/9/2021).

Wakapolda Papua: Jelang PON XX Capaian Vaksinasi Masih Rendah

“Kalau ada koordinasi, minimal kami hadir untuk menjelaskan progress dari venue tersebut, sehingga ketika para menteri kembali ke Jakarta, dapat melaporkan kepada Presiden soal progress tersebut,” imbuhnya. 

Dalam sepekan ini sejumlah menteri anggota Kabinet Indonesia Maju berkunjung ke Provinsi Papua. Mereka antara lain, pada Sabtu (4/9/2021) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartanto Bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, ke Jayapura.

Kemudian pada Rabu (8/9/2021) sampai Jumat (10/9/2021) giliran Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy berkunjung ke Papua untuk mengecek kesiapan sejumlah venue cabang olahraga (Cabor) sepatu roda dan beberapa venue lainnya.

Semarak PON XX, Wadomu Art Hadirkan Aksesoris Buah Pinang dan Sirih

Kemudian pada Jumat (10/9/2021) sore Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD bersama Mendagri, Tito Karnavian berkunjungan ke Kabupaten dan Kota Jayapura.

Setiba di Bandara Sentani, keduanya langsung meninjau Stadion Lukas Enembe dan menunjau sejumlah venue cabang olahraga di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.

Selanjutnya pada Sabtu (11/9/2021), Mahfud bersama Tito dan sejumlah petinggi TNI dan Polri dijadwakan melakukan kunjungan ke Merauke dan pada Minggu (12/9/2021) dijadwalkan kembali ke Jakarta. (*)  

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved