Breaking News:

PON XX Papua

Menkopolhukam Izinkan Ada Penonton di PON, BTM: Terimakasih

“Patinya kita berterimakasih karena masyaraat dapat langsung datang ke venue untuk menyaksikan pertandingan,” kata Benhur Tomi Mano.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Roy Ratumakin
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano. 

TRIBUN-PAPUA.COM: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memastikan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua akan dihadiri oleh penonton.

Pelaksanaan PON tersebut dilakukan di empat klaster yaitu di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Kabupaten Merauke yang dimulai pada 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021 mendatang.

Baca juga: 20 Hari Jelang PON XX, Menpora: Papua Siap Sambut Kedatangan Kontingen 33 Provinsi

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Sub PB PON Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) mengucapkan terimakasih kepada pemerintah atas ijin tersebut.

“Patinya kita berterimakasih karena masyaraat dapat langsung datang ke venue untuk menyaksikan pertandingan,” kata BTM sapaan karabnya menjawab pertanyaan Tribun-Papua.com, Sabtu (11/9/2021) malam.

Walau dihadiri penonton nantinya, BTM menegaskan bahwa masyarakat yang datang menonton tersebut sudah harus di vaksin.

“Vaksin itu penting, dan mereka yang datang (menonton) sudah harus menunjukkan kartu vaksinasi,” tegas BTM yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura.

Selain itu, pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat disetiap venue yang ada di Kota Jayapura.

Baca juga: Menangkal Paradigma Negatif dengan Prestasi Bersama Methodius Kossay

“Prokes ketat tetap dilakukan,” ujarnya.

Untuk itu, kata BTM, pihaknya sejak awal selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk lakukan vaksin, karena selain untuk kesehatan juga bias menjadi tiket masuk pada venue nanti.

“Tapi itu bukan alasan. Alasan utama adalah agar kekebalan tubuh bisa meningkat dalam memerangi virus Covid-19,” tukasnya.

Baca juga: Gubernur Lukas Enembe Ucapkan Terima Kasih Kepada Jokowi Izinkan Penyelenggaraan PON di Papua

Disinggung soal jumlah penonton apakah dibatasi, kata BTM, pihaknya tidak membatasi jumlah penonton.

“Intinya sesuai dengan kapasitas venue tersebut. Kalau kapasitanya sudah penuh, maka kami akan melarang orang untuk masuk lagi ke dalam venue tersebut,” tegas orang nomor satu di Kota Jayapura tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved