Breaking News:

PON XX Papua

Miris, Sekretariat Sub PB PON Utang Biaya Pelatihan Jurnalis Peliput PON di Kabupaten Jayapura

Penanggung Jawab Paskalis Keagop mengatakan pihaknya menuntut kejelasan dana humas, sebesar Rp 300 juta yang telah dicairkan.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
Istimewa
Paskalis Keagop 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pelatihan teknis Jurnalis peliput PON ke- 20 yang telah dilaksanakan di Hotel Grand Allison Sentani, hingga kini belum dibayar Sekretariat Sub PB PON Kabupaten Jayapura.

Kegiatan tersebut berlangsung 20 hingga 21 Agustus 2021 lalu, dengan peserta sebanyak 60 wartawan.

Baca juga: Pimpinan KNPB sekaligus Otak Pembantaian 4 Anggota TNI AD di Maybrat Tertangkap

Melalui sambungan telepon seluler kepada Tribun-Papua.com Minggu (12/9/2021) Penanggung Jawab Paskalis Keagop mengatakan pihaknya menuntut kejelasan dana humas, sebesar Rp 300 juta yang telah dicairkan.

"Kami menuntut kepada sekretariat, agar segera membentuk humas dan PPN, kemudian menempatkan orang untuk mengisi humas dan media," jelasnya.

Kemudian pihaknya meminta dana yang berada di sekrerariat, segera untuk diserahkan kepada bagian humas.

Baca juga: Inilah Otak dari Pembantaian 4 Anggota TNI AD Maybrat

"Sehingga pengelolaannya langsung dikelola oleh humas," tandasnya.

Sebelumnya, Paskalis menjelaskan untuk bisa melaksanakan pelatihan teknis bagi Jurnalis peliput PON itu, maka Humas Sub PB PON Kabupaten Jayapura mengajukan dana tahap pertama sebesar 30 persen, dengan nilai Rp 300 juta kepada Sekretariat Sub PB PON Kabupaten Jayapura.

Namun hingga saat ini, dana Rp 300 juta itu tidak pernah diserahkan kepada Humas Sub PB PON, untuk membiayai pelatihan teknis Jurnalis.

Baca juga: Ketua KNPB Maybrat Jadi Buron Kasus Pembantaian 4 Anggota TNI AD

"Dana itu setelah cair digunakan sendiri oleh Sekretariat Sub PB PON Kabupaten Jayapura," katanya.

Hingga pelatihan peliputan PON bagi Jurnalis berlangsung saat itu, dana tersebut belum ada tanda kejelasannya.

Akhirnya, pelatihan teknis Jurnalis peliput PON di Kabupaten Jayapura kala itu,  dilaksanakan dengan mengutang ke berbagai pihak.

Baca juga: Mendagri Turunkan Tim Pengawas dan Pendamping Dana PON

Seluruh kebutuhan pelatihan seperti penggunaan hotel, konsumsi, transport narasumber, transport peserta pelatihan, serta transport panitia sampai hari ini belum dibayar.

Pihaknya juga sudah menyampaikan persoalan ini, kepada pengurus Sub PB PON Kabupaten Jayapura secara kontinu, namun tidak ditanggapi.

Baca juga: Konsisten Jokowi Buat PON XX, ini Tanggapan Gubernur Papua

Oleh karena itu, wartawan di Kabupaten Jayapura meminta Sekretariat Sub PB PON Kabupaten Jayapura, untuk segera membayar utang pelatihan teknis jurnalis peliput PON XX.(*) 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved