Breaking News:

Covid 19 di Papua

Antisipasi Kluster Covid-19 Pasca PON XX Papua, Ahli Sarankan Pemprov Papua Atur Skema Rujukan

Mengantisipasi adanga kluster baru pasca PON XX Papua Oktober mendatang, ahli menyarankan untuk mengatur skema rujukan pasien Covid-19 secara terarah.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
Tribun-Papua.com/ Aldi
Ahli Biokimia dan Biologi Molekuler Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen), Dokter Hendrikus MB Bo 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Mengantisipasi adanya kluster baru pasca PON XX Papua Oktober mendatang, ahli menyarankan untuk mengatur skema rujukan pasien Covid-19 secara terarah. 

Hal itu disampaikan ahli Biokimia dan Biologi Molekuler Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen), Dokter Hendrikus MB Bolly Msi SPBS FICS AIFO, melalui gawainya, kepada Tribun-Papua.com Selasa (14/9/2021). 

"Laboratorium mobile yang sudah ada perlu dipisahkan sejak awal untuk sisi pelayanan, antara pasien Covid-19 dan Non Covid," ujarnya. 

Baca juga: Organisasi Papua Merdeka Keluarkan Maklumat Tidak Ada Aksi Penembakan saat PON XX Papua

Hendrikus menganalisa, apabila PON XX dengan adanya penonton, maka masih tetap berpotensi untuk menciptakan kluster baru, walaupun sudah menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Kita belajar dari Olimpiade Tokyo, Jepang dengan sistem kesehatan yang baik saja, masih bisa bisa ada kluster baru," tandasnya. 

Untuk itu dirinya menghimbau, langkah antisipatif perlu dipikirkan oleh Pemerintah Provinsi Papua jauh-jauh hari, sebelum event empat tahunan itu digelar.

"Sebelum PON XX ini, kita sudah kewalahan dengan lonjakan pasien Covid-19 gelombang kedua, antisipasi diperlukan," imbuhnya. 

Baca juga: PB PON Dinilai Malas Tahu terkait penyediaan BBM Jenis Avgas bagi Cabor Aerosport

Pria yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran Uncen itu menyebutkan, salah satu langkah antisipatif yang harus diambil ialah mengadakan fasilitas kesehatan yang memadai. 

"Kalau perlu kita buat rumah sakit darurat untuk tangani pasien Covid-19, kemudian fasilitas penunjang seperti oksigen dan sebagainya," usul Hendrikus. 

Terakhir, dirinya menghimbau masing-masing orang di Papua dapat berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan PON XX, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan ketat dan mengikuti vaksinasi.

Baca juga: Masih Ingat AKBP Untung Sangaji, Tiba-tiba Mendagri Tito Karnavian Pijit Punggung Kapolres Merauke

"Mudah-mudahan tuhan sayang kita, kita semua aman dan PON Papua, dapat terselenggara dengan sukses," harapnya.(*) 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved