Breaking News:

Dukun Pengganda Uang Tewas di Tangan Pelanggannya, Pelaku Sakit Hati Sudah Lakukan Beragam Ritual

Seorang dukun yang mengaku pengganda uang, PA alias Abah Toni (62), di Kabupaten Tangerang, Banten tewas dikeroyok pelanggannya.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
TRIBUN MEDAN
ILUSTRASI Pembunuhan - Seorang dukun yang mengaku pengganda uang, PA alias Abah Toni (62), di Kabupaten Tangerang, Banten tewas dikeroyok pelanggannya. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang dukun yang mengaku pengganda uang, PA alias Abah Toni (62), di Kabupaten Tangerang, Banten tewas dikeroyok pelanggannya.

Pelaku yang melakukan pengeroyokan berjumlah tiga orang, yakni TY (50) dan W.

Sedangkan pelaku lain AR masih dalam proses pengejaran pihak kepolisian.

Ketiganya tega menghabisi korban lantaran merasa ditipu.

Baca juga: Minta Aparat Berantas KKB, Wakil Ketua MPR: Mestinya TNI yang Besar Bisa Menumpas sampai ke Akarnya

Baca juga: Kata KPAI soal Kasus Dugaan Oknum Pejabat Papua Lecehkan 4 Siswi SMA: Negara Tidak Boleh Kalah

Bagaimana kelengkapan dari kasus ini? Berikut rangkuman fakta-faktanya, Selasa (14/9/2021):

Awal kasus

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan dukun pengganda uang di Malpores Kota Tangerang, Senin (13/9/2021)
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan dukun pengganda uang di Malpores Kota Tangerang, Senin (13/9/2021) (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Dihimpun dari TribunJakarta, kasus bermula saat ketiganya mendatangi rumah korban di Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Para pelaku tergiur akan kemampuan yang ditawarkan korban, dalam hal ini menggandakan uang.

Tertarik akan hal itu, membuat W dan D pun langsung menyerahkan sejumlah uang tunai.

Harapannya mampu digandakan hingga miliaran rupiah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved