Breaking News:

PON XX Papua

Paskalis Keagop Luruskan Soal Utang Pelatihan Jurnalis Peliput PON di Kabupatan Jayapura

Pemberitaan di media yang menyatakan ada peninggalan utang saat menggelar pelatihan jurnalis

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Musa Abubar
Istimewa
Pelatihan teknis jurnalis peliput PON XX yang telah dilaksanakan di Hotel Grand Allison Sentani pada 20 - 21 Agustus 2021 lalu 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Pemberitaan di media yang menyatakan ada peninggalan utang saat menggelar pelatihan jurnalistik khusus peliputan Pekan Olahraga Nasional (PON), diklarifikasi oleh penanggung jawab kegiatan, Paskalis Keagop.

Paskalis Keagop, menyampaikan permohonan maaf, dan klarifikasi terhadap pers rilis sebelumnya dengan judul "Utang Pelatihan Jurnalis Peliputan Pon di Kabupaten Jayapura Belum Dibayar" adalah keliru.

Baca juga: Dewa United, Rumah baru Yustinus Pae

Dalam rilis pers yang di terima Tribun-Papua.com, Selasa (14/9/2021) pagi tentang klarifikasi pemberitaan sebelumnya.

Ada beberapa Poin dalam klarifikasi tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Pelaksanaan pelatihan jurnalis sesuai pernyataan kami yang telah dilaksanakan pada 20 – 21 Agustus 2021 di Hotel Grand Allison Sentani, adalah pelatihan Admin Aplikasi SIMPON dan pelaksanaan pelatihan jurnalis adalah bagian yang diselenggarakan oleh Bidang Teknologi dan Informasi Komunikasi Sub PB PON Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Jelang PON XX, PT Angkasa Pura I Lakukan Beautifikasi Bandar Udara Sentani Jayapura

2. Pelaksanaan pelatihan dimaksud adalah pelatihan yang dilakukan oleh Bidang TIK, sehingga tidak ada sangkut-paut dengan Humas Sekretariat.

3. Bahwa urusan kehumasan merupakan Tupoksi sekretariat yang secara struktur berada pada Wakil Sekretaris 1 Bidang Sekretariat dan Hubungan Masyarakat, yang menurut pemahaman saya merupakan tugas yang melekat pada bidang TIK. Sehingga menyebabkan kesalahan persepsi dalam penulisan pers rilis berita.

Baca juga: Bunuh Tantenya Lalu Kabur, Pria Ini Jadi Pengemis untuk Lari dari Kejaran Polisi

4. Bidang Humas Sub PB PON 20 Tahun 2021 Kabupaten Jayapura tidak pernah melaksanakan kegiatan dimaksud. Karena kegiatan tersebut tidak terdapat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) induk Sekretariat Sub PB PON Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Info BMKG: Prakiraan Cuaca Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, Selasa 14 September 2021

5. Pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidan TIK adalah kegiatan yang dibiayai oleh Bidang TIK. Sehingga, pemberitaan ini out of konteks.

6. Pelaksanaan belanja 30 persen pada DPA sekretariat Bidang Humas sudah sesuai peruntukkan. Sehingga pernyataan bahwa belanja yang dikeluarkan adalah belanja pelatihan sangat tidak benar dan tidak berdasar. Karena untuk belanja Humas dengan nilai Rp 300 juta seperti yang telah diberitakan adalah belanja estimasi yang dibuat dengan perkiraan bahwa belanja ini adalah belanja pelatihan dan ini yang menjadi kekeliruan dalam menyampaikan informasi.

Baca juga: Cara Mengolah dan Mengonsumsi Cengkeh untuk atasi Asam Urat Tinggi

7. Untuk belanja sewa dan belanja lainnya yang telah dilaksanakan dan dibiayai sesuai peruntukkan pada Bidang Humas seperti belanja pelatihan dan lain-lain dimasukkan dalam perubahan anggaran, dengan mengikuti mekanisme anggaran yang telah ditetapkan dengan baku, dan itu bukan menjadi tanggung jawab kami, sehingga pihak – pihak yang bertanggungjawab terhadap kegiatan tersebutlah yang akan berkoordinasi.

8. Kepada Ketua Umum Sub PB PON 20 tahun 2021 Kabupaten Jayapura, Wakil Ketua Umum 2, Ketua Harian, Sekretaris umum serta Wakil Sekretaris 1 Bidang Kesekretariatan dan Humas serta pihak-pihak yang telah kami sebutkan pada pers rilis pemberitaan media-media online yang telah beredar dan menimbulkan kegaduhan dan berdampak negatif, kami menyampaikan permohonan maaf yang atas kekeliruan yang telah dibuat.

Baca juga: 18 Hari Jelang PON XX, 15 Daerah di Provinsi Papua Nol Kasus Harian Covid-19

9. Permohonan maaf juga disampaikan Demas Worumi, yang namanya tercantum dalam pers rilis sebelumnya yang disebutkan sebagai penanggungjawab pengguna anggaran Humas. Untuk itu disampaikan permohonan maaf.

10. Demikian pers rilis klarifikasi ini dibuat untuk disampaikan kepada semua pihak melalui media massa. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved