LHKPN

Setahun Pandemi, Harta Menteri Era Jokowi Naik 70,3 Persen: Sandiaga-Prabowo Tertinggi

KPK melaporkan harta kekayaan para pejabat negara selama setahun terakhir masa pandemi, naik 70,3 persen. Sandiaga Uno paling tajir dibanding Presiden

(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 

5. Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menempati posisi kelima sebagai menteri terkaya dengan total harta terlapor senilai Rp 260.611.928.764. Airlangga merupakan menteri dengan harta ratusan miliar rupiah terakhir di jajaran kabinet Indonesia Maju.

6. Sofyan A Djalil

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil memiliki harta sebanyak Rp 83.617.626.814, jumlah tersebut menjadikannya sebagai menteri terkaya keenam setelah Airlangga Hartarto.

7. Muhadjir Effendy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy jadi menteri terkaya di urutan ketujuh setelah Sofyan dan Airlangga dengan jumlah hartaterlapor senilai 72.624.257.063. SuharsoMonoarfa

8. Suharso Monoarfa

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa melaporkan seluruh hartanya kepada KPK dengan total senilai Rp. 69.793.308.036. Jumlah tersebut hanya selisih hampir Rp 3 miliar dengan harta yang dimiliki Muhadjir Effendy, dan menempatkan Suharso Monoarfa di posisi kedelapan Menteri terkaya kabinet Jokowi jilid 2.

9. Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan seluruh hartanya senilai Rp. 53.314.459.737, jumlah tersebut menempatkan Sri Mulyani di posisi kesembilan menteri terkaya di Kabinet Indonesia Maju Jilid 2 sekaligus posisi ke-50 pejabat penyelenggara terkaya di Indonesia, beberapa angka di bawah Jokowi.

10. Arifin Tasrif

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif jadi menteri terkaya di urutan kesepuluh dengan total harta terlapor Rp. 51.699.402.752. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved