Breaking News:

Korupsi di Papua

Masyarakat Minta KPK Usut Proyek Mangkrak di Supiori

Masyarkat meminta penegak hukum KPK mengusut  proyek mangkrak di Supiori yang diduga terindikasi adanya unsur kasus Korupsi.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
istimewa
Proyek Mangkrak 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Masyarkat meminta penegak hukum KPK mengusut  proyek mangkrak di Supiori yang diduga terindikasi adanya unsur kasus Korupsi.

Hal itu diungkapkan salah satu aktivis, Korneles Materay, di Jayapura, Rabu ( 15/9/2021).

Kata Korneles ada dua pekerjaan mangkrak di Kabupaten Supiori.

Baca juga: Komnas HAM Nilai Aksi KKB di Kiwirok bukan Bentuk Perjuangan Papua Merdeka, Tetapi Kriminal Murni

Pekerjaan pertama yakni peningkatan jalan Ababiadi Kunef 2,5 km senilai Rp. 7.2 Miliar.

Sementara pekerjaan kedua pembangunan jalan menuju PLTU Wabudori senilai Rp.3 Miliar.

“total anggaran Rp.10.2 M bersumber dana Otsus dan APBD,” bebernya.

Menurut dia, pembangunan ini dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Kabupaten Supiori di Tahun anggaran 2015 lalu.

Baca juga: Sebelum Jatuh dan Meledak, Pesawat Twin Other Terlebih dulu Menabrak Gunung

Namun kata dia, realisasi yang terjadi dilapangan terhadap pembangunan-pembangunan itu tidak berjalan baik.

"Realisasinya tidak sesuai harapan,” jelasnya.

Selain dua proyek, pekerjaan fisik penataan Pantai Sorendiweri-Wafor senilai Rp10 miliar.

Pembangunan Pagar dan Jalan dari segitiga Sorendiweri Korido Tahap II senilai Rp. 9 Miliar terjadi dugaan fiktif.

Baca juga: Organisasi Papua Merdeka Keluarkan Maklumat Tidak Ada Aksi Penembakan saat PON XX Papua

Oleh sebab itu, sebagai salah satu penggiat anti korupsi dalam lembaganya, maka dia mendesak agar dilakukan pengusutan tuntas terhadap pengerjaan proyek dan pelaku dibaliknya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved