Breaking News:

KKB Papua

Satgas Nemangkawi dan 1 Pleton TNI Buru KKB di Pegunungan Bintang Papua

Selain kontak tembak dengan TNI, KKB Ngalum Kupel juga membakar sejumlah fasilitas umum dan menyerang para tenaga kesehatan di Puskesmas Kiwirok.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
TUMPAS KKB - Persiapan pasukan dari Kodam 751 Cenderawasih, di Base Ops Lanud Silas Papare, menuju Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUN-PAPUACOM: Demi memberikan rasa aman kepada masyarakat akibat ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Yonif 751/Vira Jaya Sakti mengirimkan satu pleton pasukan ke wilayah tersebut.

Diketahui, pada Senin (13/9/2021) terjadi gangguan keamanan di mana telah terjadi kontak tembak antara KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo dengan TNI yang mengakibatkan satu prajurit TNI mengalami luka tembak.

Selain kontak tembak dengan TNI, KKB Ngalum Kupel juga membakar sejumlah fasilitas umum dan menyerang para tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kiwirok.

Baca juga: Komnas HAM Nilai Aksi KKB di Kiwirok bukan Bentuk Perjuangan Papua Merdeka, Tetapi Kriminal Murni

Atas insiden penyerangan Puskesmas Kiwirok tersebut, hingga kini satu di antara enam nakes yang menyelamatkan diri belum di temukan keberadaannya.

Komandan Korem 172/ Praja Wira Yakthi Brigjen TNI Izak Pangemanan, mengatakan pascakontak tembak antara KKB dan anggota TNI, Kodam XVII/Cenderawasih mengirim tambahan 1 pleton pasukan ke wilayah tersebut.

"Kita tambah 1 pleton lebih, kemudian kita juga bersama pihak Satgas Nemangkawi, yang saat ini sudah berada di Oksibil," kata Izak kepada Tribun-Papua.com, Rabu (15/9/2021).

Izak mengatakan, saat ini Satgas Nemangkawi Polri, sudah menuju ke Distrik Kiwirok, Pegubin dengan kekuatan personil berjumlah 37 orang.

Terkait evakuasi korban, Izak mengatakan pihaknya mengevakuasi korban secepatnya, termasuk warga sipil yang perlu untuk diamankan.

Baca juga: Aparat TNI-Polri Bangun Kembali Jembatan yang Dirusak oleh KNPB

"Kita maksimalkan waktu yang ada, sehingga proses evakuasi warga sipil dapat segera dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, TNI-Polri terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata pada Senin (13/9/2021) di Distrik Kiwirok, Pegubin.

Dalam aksinya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar sejumlah fasilitas publik, yakni puskesmas, pasar, Sekolah Dasar (SD), dan Kantor Bank Papua setempat, di Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved