Breaking News:

Kesehatan

UP2KP Pastikan Pelayanan KPS Bagi OAP Tetap Jalan

UP2KP memastikan bahwa pelayanan Kartu Papua Sehat (KPS) bagi warga Orang Asli setempat

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Musa Abubar
Istimewa
Suasana tim pengaduan UP2KP mendatangi salah satu sipir di Lapas Abepura yang istrinya sakit 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA-Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) memastikan bahwa pelayanan Kartu Papua Sehat (KPS) bagi warga Orang Asli setempat yang tidak mampu tetap jalan hingga hari ini.

Program kesehatan gratis yang digagas mantan Kepala Dinas Kesehatan Papua drg. Aloysius Giyai itu sejauh ini memang sangat membantu masyarakat Papua untuk menikmati haknya mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Kamis, 16 September 2021: Scorpio Pecahkan Teka-teki, Pisces Ada Turbulensi

"Semalam kami dapat informasi atau pengaduan dari senior kami bahwa ada istri salah satu sipir di Lapas Abepura sedang hamil besar dan butuh pertolongan terkait biaya persalinan yang tinggal menunggu hari,"kata Kepala Bidang Pengaduan UP2KP Kemilius Logo kepada Tribun-Papua.com,Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Rumah Hj Mirza Pilot Pesawat Rimbun Air Mulai Didatangi Kerabat

"Jadi kami ke Lapas tadi ketemu suaminya yang sedang bertugas, kita minta mereka urus surat keterangan tidak mampu sebagai syarat untuk gunakan Kartu Papua Sehat. Ibu yang mau melahirkan ini kebetulan Orang Asli Papua,"ujarnya.

Baca juga: 2 Pleton Brimob Papua Dikirim Tumpas KKB di Pegunungan Bintang Papua

Dengan adanya KPS ini, kata dia, ibu hamil atas nama Erlin Friska Numberi (23 tahun) warga BTN Bawah Tanah Hitam ini bisa mendapatkan pelayanan untuk proses persalinanya di fasilitas kesehatan milik pemerintah, baik di RSUD Abepura, RSUD Jayapura, atau Puskesmas terdekat.

"Kami dari UP2KP juga tentu saja akan pantau dan kawal terus dan memastikan ibu ini bisa mendapatkan pelayanan KPS karena itu haknya,"katanya.

Baca juga: Kronologi 1 Keluarga di Banten Jatuh ke Sungai saat Lintasi Jembatan Gantung, Videonya Viral

Menurut Kamelius, di masa pandemi Covid-19 ini, pelayanan kesehatan di Papua menjadi sorotan. Tidak saja terkait mutu pelayanan tetapi juga pembiayaan.

UP2KP sejak awal tahun, kata dia, pihaknya telah meminta Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan provinsi agar tetap menganggarkan dana KPS untuk masyarakat asli tetap berobat gratis.

Sebab ketika itu, menurut dia, ada wacana penghapusan KPS karena terbentur anggaran di era pandemi Covid.

Baca juga: TNI/Polri Bersama Pemuda Gereja Evakuasi Pesawat Rimbun yang Jatuh di Intan Jaya

“Kita dapat informasi, dana KPS sudah dianggarkan kembali tahun ini. Jika benar, ya Puji Tuhan biar pelayanan gratis di rumah sakit daerah, terutama rumah sakit regional di Papua bisa terkaver,"ujarnya.

"Kalau RSUD Jayapura dan RSUD Abepura memiliki pos anggaran KPS tersendiri,"tambah Kamelius.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved