Breaking News:

Hukum dan Kriminal

52 Adegan Rekonstruksi Ulang Kasus Curas dan Rudapaksa di Hamadi

Rekontruksi tersebut bertempat di Jl.Amphibi Hamadi No.44 Distrik Jayapura Selatan, Rabu (15/9/2021) kemarin.

Humas Polres Jayapura Kota
Penyidik unit reskrim polsek jayapura selatan lakukan rekonstruksi ulang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pemerkosaan yang mengakibatkan korban Ny Sinto Eko Purwanti meninggal dunia. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penyidik unit Reskrim Polsek Jayapura Selatan lakukan rekonstruksi ulang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dan rudapaksa mengakibatkan korban Ny Sinto Eko Purwanti meninggal dunia.

Rekontruksi tersebut bertempat di Jl.Amphibi Hamadi No.44 Distrik Jayapura Selatan, Rabu (15/9/2021) kemarin.

Giat rekonstruksi dipimpin langsung Kanit Reskrim polsek jayapura selatan Ipda Charles Samakori, didampingi Jaksa.

Baca juga: Cabor Criket Papua Telah Tes Event Pada Veneu Criket di Kabupaten Jayapura

Rekontruksi ini menghadirkan tersangka JI (49) bersama kuasa hukumnya.

Serta penyidik dan personil polsek jayapura selatan, Dit Samapta Polda Papua dan keluarga korban.

Kapolsek Jayapura Selatan AKP Yosias Pugu mengatakan, pelaksanaan rekonstruksi guna melengkapi berkas perkara.

"Tujuan rekonstruksi dilakukan guna melengkapi berkas perkara untuk menguji kebenaran kejadian tindak pidana yang terjadi, dengan mempraktekkan keterangan para saksi maupun tersangka," Kata Kapolsek saat di konfirmasi Tribun-Papua.com, Kamis (16/9/2021) pagi.

Lanjut Kapolsek, sebanyak 52 adegan yang diperagakan oleh tersangka.

Baca juga: Ini Rute Upacara Pengambilan Api Abadi dan Kirab Api PON XX Papua

"Rangkaian 52 adegan yang diperagakan terjadi di tiga lokasi yakni rumah korban, didepan ruko Jl.Amphibi Hamadi dan di dalam kompleks Wajib Senyum," ujarnya.

Atas perbuatannya, JI disangkakan pasal berlapis yakni Pasal 365 Ayat (3) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan 12 tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved