KKB Papua

Ini Perasaan Kadinkes, Setelah Anak Buahnya berjuang Untuk Kesehatan Warga Papua Tapi dibunuh KKB

Kami tenaga kesehatan hari ini kerja extra, taruhan nyawa, tenaga bahkan waktu untuk kesehatanwarga di tanah Papua, tapi di bunuh secara tragis.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Ri
Tribun-Papua.com/ Hendrik
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Robby Kayame 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Robby Kayame sangat prihatin pasca dua pegawaianya menjadi korban dalam penyerangan KKB di Pegunungan Bintang.

"Kami tenaga kesehatan hari ini kerja extra, taruhkan nyawa, tenaga bahkan waktu untuk kesehatan bagi warga di tanah Papua," kata Robby kepada Tribun-Papua.com, Kamis (16/9/2021) siang.

Ia berharap, kejadian ini tidak terulang lagi.

Baca juga: Paulus Waterpauw Minta Kapolda Papua dan Jajaran Buru KKB Hidup atau Mati

"Saya harap selanjutnya kejadian seperti begini tidak terjadi lagi," tegasnya.

Ia pun meminta doa kepada semua pihak atas peristiwa ini.

“Kita harus berdoa untuk tenaga medis yang hilang segera ditemukan dan yang ditemukan tewas, kami sangat merasa kehilangan,” bebernya.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi penghiburan," ujarnya.

Baca juga: Komnas HAM Nilai Aksi KKB di Kiwirok bukan Bentuk Perjuangan Papua Merdeka, Tetapi Kriminal Murni

Sementara itu 2 tenaga medis yang dikabarkan hilang pascapenyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, ditemukan, Rabu (15/9/2021).

Satu  dari dua diantaranya dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Pegunungan Bintang  AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan kedua korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian.

Baca juga: Organisasi Papua Merdeka Keluarkan Maklumat Tidak Ada Aksi Penembakan saat PON XX Papua

Identitas kedua korban yakni Kristina Sampe dan Gabriela Meilan.

“Gabriela Meilan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan  luka di sekujur tubuhnya,” ucapnya dalam pesan singkat, Kamis (16/9/2021) pagi.

Sementara Kritinas Sampe, selamat namun kondisinya kritis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved