KKB Papua
Jenazah Suster Gabriela Korban KKB Belum Dievakuasi
Jenazah suster Gabriela korban aksi penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang belum bisa dievakuasi
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Jenazah suster Gabriela korban aksi penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang belum bisa dievakuasi
Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan aksi itu menyebabkan korban beberapa tenaga kesehatan (nakes) dalam hal ini dokter, mantri dan perawat.
Baca juga: Gadis di Banyumas 3 Tahun Dirudapaksa Ayah dan Kakaknya, Akhirnya Terungkap saat Korban Berani Kabur
Salah satu nake atas nama Suster Gabriela Meilani (22 tahun) gugur dalam aksi penyerangan yang dilakukan oleh KKB didaerah tersebut.
Hingga kini, kata Cahyo, jenazah Gabriela belum bisa dievakuasi karena sulitnya medan di kedalaman sekitar 500 meter.
Baca juga: Simak Manfaat Mengunyah Cengkeh untuk Kesehatan, Ada Cara Mengolahnya Juga Lho
Selain itu, lanjut dia, juga terkendala cuaca di Pegunungan Bintang yang tak mendukung dilaksanakannya evakuasi terhadap jenazah Gabriela.
Sebelumnya dikabarkan, ratusan tenaga kesehatan se-Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar Long March di Oksibil, Kamis (16/9/2021) sore.
Baca juga: Latihan Soal CPNS 2021 SKD TKP Lengkap dengan Kunci Jawaban, Pahami Juga Nilainya
Sebagai bentuk duka cita dan keprihatinan atas aksi kekerasan oleh KKB, ratusan tenaga kesehatan itu menggelar aksi bakar 1.000 lilin.
Kegiatan itu dilakukan disepanjang jalan protokol di Kota Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/evakuasi-gabriela.jpg)