Cekcok di Jalan, Gadis 13 Tahun di Nias Dikejar dan Dibunuh 2 Pria Lalu Jasadnya Dibuang di Kebun

Gadis berumur 13 tahun, FAW di Kabupaten Nias, Sumatra Utara menjadi korban pembunuhan oleh dua pria yang berinisial EH alias Ama Gisel.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi penemuan mayat - Gadis berumur 13 tahun, FAW di Kabupaten Nias, Sumatra Utara menjadi korban pembunuhan oleh dua pria yang berinisial EH alias Ama Gisel. 

Pembunuhan terjadi pada Jumat (10/9/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Saat itu, pelaku pulang dari kebun karet dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

Baca juga: Satroni 22 Sekolah selama 9 Bulan, Seorang Pencuri Gasak Puluhan Barang Elektronik

Lalu, saat tiba didekat rumahnya korban memberhentikan pelaku.

"Pelaku kemudian menegur korban agar tidak menghalangi."

"Tidak diterima ditegur korban mengeluarkan kata-kata kotor kepada pelaku," ucap Wawan, dikutip dari Tribun-Medan, Jumat (17/9/2021).

Kapolres Nias, AKBP Wawan Iriawan menggelar konfensi pers dan menghadirkan pelaku
Kapolres Nias, AKBP Wawan Iriawan menggelar konfensi pers dan menghadirkan pelaku (Tribun-Medan.com/Istimewa)

Wawan melanjutkan penjelasannya, pelaku yang mendengar perkataan korban langsung turun dari sepeda motornya dan masuk ke dalam rumahnya mengambil sebilah pisau.

"Pelaku yang mengambil pisau keluar dan mengejar korban. Pelaku kemudian melukai korban," ucapnya.

Setelah korban dipastikan sudah tidak bernyawa, pelaku membuang korban ke kebun yang berada kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian.

"Mayat korban ditutupi dengan rumput dan daun pisang," urai Wawan.

Wawan Iriawan menjelaskan pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena tidak terima dimaki-maki.

"Motif pelaku EH melakukan pembunuhan karena emosi terhadap korban, dikarenakan korban mengucapkan kata kotor terhadap pelaku," kata Wawan, dikutip dari Tribun-Medan.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(Tribun-Medan.com/Alfiansyah)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved