Breaking News:

KKB Papua

Mau Tahu KNPB Aktor Penyerangan dan Pembunuhan 2 Tenaga Kesehatan, Inilah Sejarahnya

KNPB merupakan organisasi yang bergerak di politik dalam kemerdekaan Papua, namun oreganisasi tersebut kini beringas dan melakukan berbagai aksi.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Victor Yeimo, Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Yeimo ditangkap polisi lantaran diduga sebagai dalang kerusuhan Jayapura pada Agustus 2019. Ia ditahan di Mako Brimob Polda Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Komite Nasional Papua Barat (KNPB) adalah organisasi Politik rakyat Papua.

KNPB juga sebuah kelompok masyarakat papua yang berkampanye untuk kemerdekaan Negara Papua Barat.

Pada Tahun 1961 didirikan Komite Nasional oleh Para pejuang Kemerdekaan Bangsa Papua Barat.

Pada Tanggal 11 April 1969, Herman Wayoi, Mozes Werror, Clemens Runaweri memimpin sebanyak 200 pendemo kebanyakan dari pegawai-pegawai negeri, pelajar dan mahasiswa.

Baca juga: Inilah 2 Otak dari Penyerang dan Pembunuh Tenaga Kesehatan di Pegunung Bintang Papua 

Pada Tahun 2009 nama Komite Nasional Papua ditambahkan "Barat" maka menjadi Komite nasional Papua Barat (KNPB).

Tokoh sentral KNPB adalah Bukthar Tabuni.

Diduga kuat KNPB adalah dalang dari kasus penyerangan Nakes di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua pada senin 13 September 2019 lalu,

 “Aktor penyerangan adalah KNPB didukung KKB,” ucapnya Dandrem 172/PWY, Brigjen Izak Pangemanan, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Komjen Paulus Waterpauw Geram Aksi KKB di Pegunungan Bintang, Ini Katanya.

Ia pun dengan tegas akan tidak akan memberikan kesempatan bagi para pelaku penyerangan tersebut.

“Kami akan tumpas mereka. Hidup atau mati, kami basmi hingga ke akar-akarnya. Seperti ini tidak bisa dibiarkan,” bebernya.

Sementara itu Kabaintelkam Polri, Komjen Paulus Waterpauw memerintahkan Kapolda Papua dan jajaran memburu KKB di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Baca juga: Komnas HAM Nilai Aksi KKB di Kiwirok bukan Bentuk Perjuangan Papua Merdeka, Tetapi Kriminal Murni

Waterpauw menilai tindakan yang dilakukan KKB  sangat keji dan tak berperikemanusiaan.

"Kapolda dan jajaran harus bisa memburu pelaku, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Kabaintelkam Paulus, dalam pesan singkatnya, Kamis (16/9/2021). (*) 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved