Manfaat Bayam Merah
Tips Kelola Tanah Untuk Menanam Bayam Merah Agar Tumbuh Subur
Sayur bayam merah memiliki banyak manfaat yang terkandung di dalamnya agar subur
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sayur bayam merah memiliki banyak manfaat yang terkandung di dalamnya.
Nah, untun anda yang ingin menanam bayam di rumah, ikuti langkah-langkah berikut. Ternyata sayur ini dapat dibudidayakan di daerah yang beriklim panas maupun dingin.
Langkah pertama yang harus diperhatikan untuk menanam bayam merah agar hasilnya baik adalah jangan menanam pada saat musim hujan.
Baca juga: Kisah Nakes yang Selamat dari Ganasnya Amukan KKB dan KNPB di Kiwirok Pegunungan Bintang Papua
Daun bayam mudah rusak, akibat terkena hujan terus menerus. Sebaiknya ditanam pada musim panas atau suhu udara berkisar 16 hingga 20 derajat celcius.
Kemudian, sediakan lahan yang terbuka, dan tebarkan pupuk kandang. Bersumber dari Penyuluhan Pertanian Muda, sebaiknya menggunakan pupuk dari kotoran Ayam.
Baca juga: KSP Ultimatum KKB agar Segera Hentikan Aksi Teror di Papua: Aparat Harus Tindak Tegas!
Lalu lahan didiamkan selama 2 hingga 3 hari, dan tebar benih bayam serta perhatikan agar benih menyebar dengan baik.
Lakukan penyiraman dua kali sehari saat musim kemarau dan jaga selalu kelembaban tanah hingga bayam berkecambah.
Biasanya benih bertunas dan memiliki ukuran 3 hingga 6 cm maka bibit tersebut sudah layak untuk di tanam.
Baca juga: Izak Pangemanan : Kalau Cuaca Bersahabat, Almarhum Gabriella Korban KKB Dievakuasi Dari Jurang
Selanjutnya, panen bayam bisa dilakukan setelah 20 hari hingga 30 hari atau tinggi bayam sekitar 20 cm.
Namun, jika ingin menghasilkan biji dan bunga, bayam merah harus dibiarkan sampai usia 45-50 hari. Agar menjadi bibit bayam selanjutnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/16062021-bayam-merah.jpg)