Breaking News:

KKB Papua

Minta Nakes Ditarik dari Daerah Rawan KKB, Puan Maharani: Supaya Tidak Ada Gabriela Lain Jadi Korban

Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah daerah menarik sementara tenaga kesehatan yang bertugas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Editor: Claudia Noventa
Kodam XVII/Cendrawasih
Komando Operasi Gabungan (Koopsgab) TNI Papua mengevakuasi 9 dari 11 tenaga kesehatan dan 1 personel TNI korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Jayapura, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM -  Pemerintah daerah diminta untuk menarik seluruh tenaga kesehatan (nakes) dari beberapa wilayah di Papua yang rawan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)

Apalagi, setelah nakes yang bertugas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang mendapat aksi kekerasan dari KKB hingga tewas.

Diketahui, seorang tenaga kesehatan bernama Gabriela Meilan meninggal dunia pada insiden tersebut.

"Seraya agar aparat TNI terus menumpas habis para teroris KKB, supaya tidak ada Gabriela-Gabriela lain yang menjadi korban,” kata Puan dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).

Ketua DPR RI Dr. (H. C) Puan Maharani.
Ketua DPR RI Dr. (H. C) Puan Maharani. (DOK. Humas DPR RI)

Baca juga: 4 Nakes Korban Kekerasan KKB di Pegunungan Bintang Masih Dirawat di RS Marthen Indey

Baca juga: Aparat Ungkap Detik-detik Evakuasi Jenazah Suster Gabriela dari Jurang, Lokasi Terus Ditembaki KKB

Puan mengaku sangat miris mendengar kabar kematian Gabriela. Pasalnya, sebelum meninggal dunia, KKB sempat melecehkan dan menganiaya Gabriela hingga kehilangan nyawanya.

Dalam situasi konflik apapun, ia menegaskan, para nakes bersama perempuan, anak dan jurnalis seharusnya adalah pihak yang tidak boleh menjadi sasaran kekerasan.

“Tapi Gabriela adalah seorang nakes dan juga seorang perempuan yang justru mendapat tindakan tidak manusiawi oleh teroris KKB, bahkan di saat dia menjalankan tugas-tugas kemanusiaannya. Ini kekerasan paling biadab!," tegasnya.

Baca juga: 9 Nakes dan 1 Prajurit TNI dengan Luka Tembak Dievakuasi, TNI Pastikan Tangkap KKB Hidup atau Mati

Atas kejadian tragis ini, Puan meminta semua elemen bangsa berkabung untuk Gabriela Meilan. Terlebih, kata dia, hari ini juga momen Hari Palang Merah Indonesia (PMI) yang ke-76.

Sebelumnya, Gabriela Meilan ditemukan meninggal dunia pada Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 15.30 WIT.

Gabriela ditemukan bersama rekannya, Kristina Sampe Tonapa setelah dinyatakan hilang. Keduanya hilang setelah KKB membakar Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua dan menyerang enam tenaga kesehatan pada Senin (13/9/2021).

Kristina sendiri ditemukan dalam keadaan hidup. Sementara, Gabriela ditemukan meninggal dunia dalam jurang sedalam 30 meter.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved