Breaking News:

Rimbun Air Jatuh di Papua

Selain Faktor Cuaca, Penyebab Jatuhnya Rimbun Air di Papua Diselidiki

Penyebab jatuhnya pesawat Rimbun Air di Intan Jaya, Papua, diduga bukan hanya karena faktor cuaca buruk. Polisi dan KNKT lakukan penyelidikan.

istimewa
kondisi Pesawat Rimbun Air cargo seri Twin Other 300 PK-OTW di Intan Jaya usai menabrak gunung 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Polisi dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelidiki bersama penyebab jatuhnya pesawat Rimbun Air PK OTW rute Nabire-Sugapa, Intan Jaya, Papua

Polisi menyebut diduga penyebab jatuhnya pesawat perintis itu bukan hanya karena faktor cuaca buruk.

“Setelah kami evakuasi (korban tewas dan bangkai pesawat), kami melakukan penyisiran di TKP, didapati pesawat penuh dengan material bangunan seperti semen, pipa besi, triplek dan membawa BBM jenis solar,” kata Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan kepada sejumlah awak media, termasuk Tribun-Papua.com, Senin (20/9/2021).

“Polisi membuka penyelidikan bersama KNKT. Apabila dari KNKT menemukan kejanggalan dan ada unsur pidana, KNKT akan bekerja sama dengan kepolisian,” lanjut dia.

Baca juga: Agithia Mirza Pilot Rimbun Air yang Jatuh di Papua Merupakan Eks Penerbang TNI

Baca juga: KNKT akan Segera Investigasi Black Box Pesawat Rimbun Air yang Jatuh di Papua

Sandi mengatakan, penyelidikan dibuka untuk memastikan ada atau tidak unsur pidana di balik jatuhnya pesawat jenis twin otter tersebut.

Ia menambahkan, KNKT Jakarta telah menerima black box pesawat Rimbun Air yang jatuh di Gunung Wabu itu.

“Kami lihat pembuktiannya nanti setelah melihat hasil black box,” jelas Sandi.

Baca juga: Jenazah 3 Kru dan Kotak Hitam Pesawat Rimbun Air Dievakuasi ke Timika Papua

Sebelumnya diketahui, Rabu, (15/9/2021) Pesawat Rimbun Air dikabarkan mengalami kecelakaan di wilayah Pegunungan Wabu Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Pesawat yang dipiloti oleh kapten Agithia Mirza tersebut, jatuh usai lepas landas dari Bandara Douw Aturure Kabupaten Nabire, menuju Kabupaten Intan Jaya Papua.

Diketahui dalam pesawat tersebut, selain Kapten Agithia Mirza, terdapat juga Fajar selaku kopilot, dan Iswahyudi sebagai teknisi.

Pesawat Rimbun Air PK OTW yang diawaki Kapten Agithia Mirza, hanya membawa sembako dan bahan material bangunan.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved