Sandiaga Uno Kunjungi Papua

Sandiaga Uno Ingatkan Tamu PON XX Papua Wajib Beli Noken

Setiap tamu PON XX Papua, harus membeli souvenir khas Papua.Souvenir khas Papua harus diberdayakan oleh setiap tamu PON XX yang datang ke Papua

Tribun-Papua
SOUVENIR - Menparekraf RI, Sandiaga Salahudin Uno sedang melihat kerajinan di Kabupaten Jayapura. Dia meminta semua tamu PON XX Papua membeli souvenir khas Papua sebagai bentuk pemberdayaan UMKM. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengajak setiap wisatawan membeli souvenir khas Papua.

"Setiap tamu PON XX Papua, harus membeli souvenir khas Papua," katanya di sela-sela kunjunga  kerja di Kabupaten Jayapura, Selasa (21/9/2021).

Kampung Yoboi Jayapura Resmi Masuk 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia  

Sandiaga juga berharap semua tamu yang dating ke Bumi Cenderawasih bisa membeli buah tangan khas Papua untuk oleh-oleh yang akan dibawa balik ke kampung halamannya masing-masing.

Karena, lanjut dia, dengan membeli oleh-oleh khas Papua tersebut sekaligus sebagai upaya pemberdayaan kerajinan maupun UMKM di daerah setempat. "Souvenir khas Papua harus diberdayakan oleh setiap tamu PON XX yang datang ke Papua," jelasnya.

Setiap tamu yang datang ke Papua harus ingat membeli tas asal Papua yang Bernama Noken. Selain dipakai sendiri, juga bisa untuk kenang-kenangan.

"Jadilah kalian semua sebagai rojali (rombongan jadi beli) Jangan jadi rombongan hanya lihat-lihat," tukasnya.  

PON XX Papua Tinggal Menghitung Hari, Aparat hingga Relawan Terus Gencarkan Vaksinasi

Sementara itu, pusat penyedia souvenir atau cenderamata khas Papua, Puncak Jaya Art di Kawasan Pasar Sentral Hamadi Jayapura menyediakan koleksi lengkap untuk tamu PON XX. 

Berdasarkan pantauan Tribun-Papua.com Selasa (21/9/2021) Puncak Jaya Art menjajakan berbagai item khas Papua, mulai dari batik, kaos, Tas Noken, Koteka, Tifa, rumbai, mahkota atau kare-kare, gantungan kunci, hingga Patung Asmat dan Wamena. 

Karyawan Puncak Jaya Art, Ansar (27) mengatakan kepada Tribun-Papua.com, harga untuk masing-masing tiap-tiap souvenir berbeda-beda tergantung ukuran dan modelnya. 

Secara rinci, Ansar menyebutkan untuk tas kulit kayu dijual dengan harga Rp 75.000 hingga Rp 200.000, kemudian Noken Asli mulai harga Rp 200.000 sampai Rp 500.000. 

Bagi Juliwahyudin, Papua Tak Beda Jauh dengan Sultra: Cuaca Panas dan Warga Suka Ikan

Sementara untuk, alat musik Tifa dibanderol seharga 250.000 untuk 1 setnya yang berisikan 5 buah tifa. 

Kemudian, Patung Wamena berukuran besar harganya Rp 25 juta, sementara untuk topeng Papua berkisar antara Rp 500.000 sampai Rp 4.000.000 tergantung ukurannya.

Bagi pengunjung ataupun atlet dan kontingen PON XX yang sedang mencari oleh-oleh khas Papua di Kota Jayapura, Ansar mengajak agar dapat mengunjungi toko souvenirnya itu. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved