Breaking News:

Lowongan Kerja

Ombudsman Papua Barat Sebut Ada Penyimpanan Nama Tak Layak Pada Tes CPNS Sorsel

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat, kembali melakukan monitoring di Kabupaten Sorong Selatan

(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kepala Ombudsman Perwakilan Papua Barat, Musa Sombuk. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUA.COM,SORONG - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat, kembali melakukan monitoring di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel).

Kepala Perwakilan Ombudsman Papua Barat, Musa Yosep Sombuk mengatakan monitoring tersebut dilakukan lantaran ada laporan terkait seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di daerah tersebut.

Baca juga: 5 Atlet Dayung Riau yang Ikut PON XX Papua Positif Covid-19

"Di Sorong Selatan, ternyata hingga kini masih ada praktek-praktek penyisipan nama yang tidak layak lolos CPNS,"kata Musa Sombuk kepada TribunPapuaBarat.com, Kamis (23/9/2021).

Bahkan, kata dia pada tahap seleksi, ada nama yang lolos, namun dihilangkan dari daftar.

"Ada temuan di Sorong Selatan, yang seharusnya orang asli Papua (OAP) harus diakomodir, malah non OAP yang diloloskan,"ujarnya.

Baca juga: Persiraja Waspada Hadapi Kebangkitan Persipura di Liga 1 2021, Tetap Optimis Raih Poin

"Dan itu menjadi laporan yang telah kami terima, intinya agak menyimpang dari kebijakan yang ada,"katanya.

Baca juga: Latihan Soal dan Kunci SKD TKP CPNS 2021, Ada Skor di Setiap Jawaban

Musa Sombuk berharap, lewat langkah seperti ini, praktek yang sedang berlangsung di Sorong Selatan, bisa segera diputus dan tidak terulang kembali.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved