Breaking News:

KKB Papua

Belum Dapat Pastikan Keberadaan KKB di Kiwirok, Polda Papua Siap Evakuasi Warga yang Ingin Mengungsi

Kondisi itu membuat masyarakat yang tinggal di daerah tersebut ingin mengungsi ke Jayapura.

Editor: Claudia Noventa
Tribun-Papua.com/Nandi Tio G Effendy
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri 

TRIBUN-PAPUA.COM - Aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membuat situasi keamanan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, tidak kondusif.

Kekhawatiran yang muncul dari masyarakat sekitar hingga ingin mengungsi ke Jayapura, membuat Polda Papua siap memberikan bantuan.

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, menyatakan siap membantu warga Kiwirok yang ingin mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Tentu kalau ingin dievakuasi kita akan evakuasi," kata Fakhiri di Jayapura, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Petugas Rutan Aniaya Pelajar yang Tabrak Mobilnya, Warga Ngamuk Lempari Mapolsek Natal Pakai Batu

Baca juga: 1 Keluarga di Mataram Terlibat Bisnis Narkoba, Ibu dan Anak Gadisnya Pengedar, Ayah Residivis

Menurut Fakhiri, saat ini Satgas Nemangkawi sudah berhasil masuk ke Kiwirok dan berusaha mengendalikan situasi.

Meski begitu, Fakhiri belum bisa memastikan keberadaan KKB di Kiwirok.

"Setelah kita amankan bandara nanti pasukan masuk, kita akan lakukan pembersihan di sana," kata Fakhiri.

Baca juga: Dukung PON, Kominfo Siapkan Infrastruktur Alternatif Sambungan Satelit

Sebelumnya pada Rabu (23/9/2021), Korem 172/PWY mengevakuasi tiga warga Kiwirok dengan helikopter ke Jayapura.

Ketiga warga itu adalah,  Magdalena Esawaek (39) guru SMP, Rospiani Purba (55) guru SMP, dan Yosepa Taplo (50) ibu rumah tangga.

"Selama proses evakuasi, personel kami mendapatkan gangguan tembakan dari  pihak KKB Ngalum Kupel, namun hal tersebut bisa diatasi sehingga evakuasi dapat berjalan dengan aman," kata Danrem 172/PWY Brigjen Izak Pangemanan.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Situasi di Kiwirok Tidak Kondusif, Kapolda Papua: Kalau Warga Ingin Dievakuasi, Kita Evakuasi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved