Breaking News:

Tenaga Kesehatan

Ini Strategi Dinas Kesehatan Agar Nakes Betah di Pedalaman Papua

Pemerintah Provinsi Papua dan Kementrian Kesehatan berupaya membuat tenaga kesehatan (Nakes) betah di pedalaman wilayah Papua

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Tio Effendy
Tangkapan Layar Akun Youtube @Tribun Papua, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Robby Kayame. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua dan Kementrian Kesehatan berupaya membuat tenaga kesehatan (Nakes) betah di pedalaman wilayah Papua.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr Robby Kayame dalam webinar dengan topik Jaminan Keselamatan Para Nakes dan Guru di Pedalaman Papua, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Dua Legenda Sepakbola Persipura Bawa Api PON XX Menuju 5 Wilayah Adat : Kami Bangga

"Agar Nakes betah di pedalaman Papua, kami akan menawarkan mereka gaji yang lebih tinggi," kata Robby.

"Selain itu, kita juga siapkan fasilitas yang menunjang, seperti tempat tinggal dan lainnya," ujarnya.

Baca juga: Sepakbola PON XX Kick-off Sore Ini: Papua Versus Jabar dan Jatim Kontra Sulsel

Menurutnya, sejauh ini pelayanan kesehatan di Papua sudah cukup bagus.

"Banyak tenaga dokter dan perawat mengabdi di pedalama yang cukup jauh," katanya.

Disinggung terkait kejadian di Distrik Kiwirok baru-baru ini, ia mengatakan hal itu merupakan musibah.

"Kasus di Kiwirok menjadi pelajaran untuk kita," katanya.

Baca juga: Viral Video Calon Mempelai Pria Dianiaya Ayah Mertua saat Akad Nikah, Pernikahan Berakhir Ricuh

Ia berharap, Nakes agar kembali melayani seperti biasa.

"Akses pelayanan di sana jangan terhalang, kami sudah memberikan penjelasan kepada teman-teman di pedalaman," ujarnya.

Lanjut dia, soal keselmatan, ia berharap kepada seluruh elemn masyarakat agar memberikan jaminan keselamatan bagi Nakes yang bertugas.

Baca juga: Dua Medali Emas Cabor Sepatu Roda PON XX Direbut Tuan Rumah Papua

"Kami yang bertugas di pedalaman, kami datang untuk membangun, membawa kesembuhan,"katanya.

Dia menambahkan, kalau terus menerus terjadi seperti ini akan membawa dampak buruk.

"Karena kalau terus menerus terjadj seperti ini, menjadi tanda buruk keberlangsungan kesehatan di daerah pedalaman,"ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved