Bereskan Saung Ambruk di Kolam Ikannya, Warga di Jabar Ini Kaget Temukan 2 Mayat Pria
Dua warga bernama Usup (78) dan Dadan (36), ditemukan tewas tertimpa bangunan saung yang ambruk di atas kolam ikan.
TRIBUN-PAPUA.COM - Dua warga bernama Usup (78) dan Dadan (36), ditemukan tewas tertimpa bangunan saung yang ambruk di atas kolam ikan di Kampung Sosopan, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Jasad mereka ditemukan oleh pemilik kolam di antara puing reruntuhan bangunan.
Pemilik kolam bernama Dadang (52), mengatakan ia hendak memberi makan ikan dan dikejutkan dengan adanya dua mayat tersebut.
Baca juga: Bocah di Madiun Disebut Neneknya Dihamili Mahluk Halus, Ayah Korban Curigai Sosok Ini
Baca juga: Viral Video Emak-emak Ogah Turun dari Kendaraan saat Kena Tilang, Polisi Langsung Dorong Motornya
"Saya yang pertama menemukan, saya awalnya pergi ke kolam ikan untuk memberi pakan. Saya temukan saung kolam ikan saya sudah ambruk mungkin akibat lapuk. Saya kaget saat lihat puing-puing ada dua mayat pria tertimpa reruntuhan," jelas Dadang di lokasi kejadian, Rabu (29/9/2021).
Kepala Polsek Sukarame Polres Tasikmalaya, Inspektur Dua Hajar Sutiar membenarkan, kejadian itu menyebabkan dua korban meninggal yang merupakan para pembeli ikan.
Sesuai keterangan saksi mata, kedua korban awalnya hendak membeli ikan di kolam itu dan beristirahat di saung yang sudah lapuk karena kemalaman pada Senin (27/9/2021).
Sebab, kedua korban kali pertama ditemukan tewas oleh pemilik ikan pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB, Selasa (28/9/2021).
"Saat itu saksi hendak melihat kolam ikannya. Namun ia kaget ketika melihat saung tersebut ambruk. Pemilik saung itu kemudian membereskan puing-puing saung yang ambruk. Saksi tak menyangka kalau di reruntuhan saung itu ada dua orang yang meninggal," kata Hajar, Rabu siang.
Baca juga: Kejar Layangan Putus, Siswa SMP Ini Tewas Terjatuh ke Jurang dan Kepala Membentur Batu
Baca juga: Nasib Istri hingga Anak-anak Sang Pemimpin PKI DN Aidit Seusai Persitiwa G30S 1965
Setelah mengetahui ada dua orang meninggal, kata Hajar, saksi kemudian melaporkannya ke aparat RT setempat dan melaporkannya kembali ke Polsek Sukarame.
Dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian tak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan kejadian itu murni kecelakaan.
"Saat kejadian cuaca cerah. Tidak ada hujan dan angin," tambah Hajar.
Petugas kepolisian pun langsung mengevakuasi kedua mayat korban usai pemeriksaan awal tim Inafis.
Namun, keluarga korban enggan kedua mayat tersebut diotopsi dan telah menerima kejadian itu sebagai musibah kecelakaan.
Kedua jenazah korban pun langsung dibawa pihak keluarga untuk segera dimakamkan di kampung halamannya.
"Kejadian ini murni kecelakaan dan tidak ada unsur kejahatan. Keluarga korban menolak untuk diotopsi," pungkasnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hendak Memberi Pakan, Pemilik Kolam Ikan Malah Temukan Dua Mayat Tertimpa Reruntuhan Saung"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/petugas-kepolisian-mengevakuasi-2-jenazah-korban-yang-diketahui-tewas-tertimpa.jpg)