Covid19 Papua Barat
Dua Daerah di Papua Barat Terkendala Jaringan Internet untuk Input Data Vaksin Covid-19
Laporan hasil capaian pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Tambrauw dan Maybrat, Papua Barat, terkendala jaringan internet.
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Laporan hasil capaian pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Tambrauw dan Maybrat, Papua Barat, terkendala jaringan internet.
Hal tersebut disampaikan Pengelola Imunisasi dan Vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Hendrik A Marisan.
"Kedua daerah ini memang ada kegiatan vaksinasi. Namun saat penginputan, mereka terkendala oleh akses jaringan internet," ujar Marisan kepada TribunPapuaBarat.com pada Selasa (28/9/2021).
Baca juga: Setelah Delta, Papua Barat kini Waspada Covid-19 Varian MU di Pintu Masuk
Kata dia, pelaksanaan vaksin di lapangan selama ini berjalan lancar.
"Hanya laporannya harus secara online, namun banyak fasilitas kesehatan (Puskesmas) tak bisa mengakses jaringan," jelasnya.
Baca juga: Gelar Pasar Murah, Walkot Sorong: Rakyat Adalah Raja
Sehingga, petugas di lapangan tidak bisa menginput ke sistem online yang memang harus butuh jaringan internet.
Ke depan, pihaknya akan memanggil para petugas di tingkat Puskesmas yang ada di kedua daerah tersebut, agar menginput secara offline.
Baca juga: Marciano Norman Harap Seluruh Veneu di Papua Dimanfaatkan Baik Usai PON XX
"Mereka di sana catat secara offline, sementara laporannya harus masuk lewat online," katanya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, capaian vaksinasi dosis satu di Kabupaten Tambrauw baru mencapai 5.7 persen, dan Maybrat 5.3 persen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/7082021-hendrik-a-marisan.jpg)