Breaking News:

Covid 19 Papua Barat

Terbentur Aturan Covid-19, Capaian Imunisasi Bayi di Papua Barat Jauh Dibawah Target

Pengelola Imunisasi dan Vaksin, Dinkes Provinsi Papua Barat, Hendrik A Marisan menuturkan, imunisasi sangat terganggu oleh aturan terkait Covid-19.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Pengelola Imunisasi dan Vaksin Provinsi Papua Barat, Hendrik A Marisan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pasca masuknya virus Covid-19, pelaksanaan imunisasi dasar lengkap bagi Bayi di Papua Barat, mengalami hambatan.

Pasalnya, sejak masa pandemi pemerintah melarang kegiatan yang mengumpulkan banyak orang di daerah tersebut.

Pengelola Imunisasi dan Vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Hendrik A Marisan menuturkan, imunisasi sangat terganggu oleh aturan terkait Covid-19.

Baca juga: Cegah Abrasi, Lantamal XIV Lakukan Penanaman Mangrove di Sekitar Bandara Deo Sorong

Kata Marisan, pelaksanaan imunisasi dasar lengkap selama pandemi sering mengalami hambatan.

"Sejak tahun 2019 Papua Barat 84.1 persen, masuk 2020 capaian imunisasi dasar lengkap hanya mencapai 66.4 persen," ujar Marisan, kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (29/9/2021).

"Sementara tahun 2021, kita di Papua Barat baru mencapai 22.7 persen," ucapnya.

Ia mengaku, dari jumlah di 2021 tersebut, membuat Papua Barat sangat jauh dari target nasional.

"Sejak Januari hingga Agustus 2021 hanya baru mencapai 22.7 Bayi, seharusnya imunisasi lengkap sudah mencapai 85 persen," tuturnya.

Baca juga: Kejar Layangan Putus, Siswa SMP Ini Tewas Terjatuh ke Jurang dan Kepala Membentur Batu

Melihat segala keterlibatan ini, pihaknya akan melakukan startegi lain guna mencapai target imunisasi di Papua Barat.

"Pastinya, sebelum bulan Desember kami sudah bisa mencapai 85 persen," kata Marisan. (*) 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved