Breaking News:

The Spirit of Papua

Alffy Rev: Video "The Spirit of Papua" Mustahil Dalam Pembuatannya 

Hampir mustahil dengan segala tuntutan imajinasi yang ingin karya ini bisa diproduksi dengan standar saya dan tim yang amat ribet

ISTIMEWA
Video YouTube garapan Alffy Rev yang menggambarkan kekayaan keindahan Tanah Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Alffy Rev membuat karya terbaru dalam menyemarakkan pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Dalam video berdurasi 6 menit tersebut mengambarkan eksotika dan kekayaan keindahan Tanah Papua. 

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Opening Ceremony PON XX Papua 2021, Cek Linknya untuk Menonton

Untuk produksi video tersebut hanya memerlukan kurang lebih 10 hari pengerjaan dan ini merupakan waktu yang sangat singkat dalam menyelesaikan video bertajuk "The Spirit of Papua". 

Dikutip dari laman instagram milik @Alffy_rev , ia memaparkan bahwa hampir mustahil dalam menggarap projek ini. 

"Diproduksi dengan waktu yang sangat amat singkat. Hampir mustahil dengan segala tuntutan imajinasi yang ingin karya ini bisa diproduksi dengan standar saya dan tim yang amat ribet itu," tulisnya pada Rabu (29/10/2021). 

Warga yang Akan Nonton Pembukaan PON XX Papua Harus Antre dan Rela Tasnya Diperiksa Petugas

Dirinya pun mengungkapkan, karya yang dibuat tersebut tidak direncanakan jauh-jauh hari seperti karya-karyanya yang sangat fenomenal, seperti Wonderland Indonesia. 

"Tapi bagi saya karya ini memang bukan sebuah rencana, ini tentang tersiratnya jiwa raga untuk menggali keajaiban di Tanah Timur Indonesia," ungkapnya. 

Sementara itu, awal kedatangannya ke Papua hanya untuk manggung, memenuhi undangan panitia salah satu cabang olahraga di PON XX Papua. 

Link Live Streaming Opening Ceremony PON XX Papua 2021: Sore Ini, Sabtu 2 Oktober Pukul 17.00 WIB

"Awal  kedatangan saya ke Papua sebenarnya hanya untuk manggung. Hanya itu, tetapi ketika saya dan tim sampai di sana terjadi panggilan untuk menyuarakan luapan spirit yang terpendam," jelasnya. 

Alffy pun membeberkan, garapannya kali ini memang tidak sebesar karya sebelumnya yakni Wonderland Indonesia. 

"Ini adalah sub movement dari Wonderland layaknya The Beauty of Bali. Budget kami juga jauh sekali dengan Wonderland, karena terjadi tanpa rencana," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved