Breaking News:

Abock Busup Meninggal Dunia

KNPB Diduga Terlibat Kericuhan Yahukimo, 6 Orang Meninggal

Pascaaksi tersebut, sebanyak 52 orang telah diamankan karena diduga kuat menjadi pelaku penyerangan terhadap warga Distrik Dekai.

Editor: Roy Ratumakin
istimewa
Direskrimum Polda Papua, Kombes Pol Faizal Ramadhani. 

TRIBUN-PAPUA.COM: Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani, mengatakan kasus kerusuhan di Kabupaten Yahukimo pada Minggu (3/10/2021) diduga ada keterlibatan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Pascaaksi tersebut, sebanyak 52 orang telah diamankan karena diduga kuat menjadi pelaku penyerangan terhadap warga Distrik Dekai.

Dari penangkapan tersebut, lanjut Faizal, muncul dugaan adanya keterlibatan KNPB dalam aksi kericuhan itu.

Baca juga: Polisi: Kematian Mantan Bupati Jadi Dugaan Motif Kerusuhan di Yahukimo Papua

Kronologi kericuhan itu bermula ketika warga yang sedang melaksanakan ibadah di Gereja Gidi Dekai, Distrik Dekai, diserang secara tiba-tiba pada Minggu siang sekitar pukul 12.10 WIT.

Sekelompok masyarakat tersebut melakukan penyerangan menggunakan senjata tradisional berupa panah dan parang.

"Dalam aksi tersebut, sekelompok masyarakat juga membakar rumah warga dan Hotel Nuri II, hingga kompleks Perumahan Bambu Dua," ucap Faizal.

Selain korban tewas dalam kericuhan itu, terdapat pula warga yang menderita luka-luka. Kini tengah menjalani perawatan di RSUD Yahukimo.

Sebelumnya, dilaporkan ada dua warga yang meninggal dalam kejadian tersebut, namun hingga Senin pagi, korban bertambah menjadi enam orang.

Dari enam korban meninggal, seorang di antaranya diduga merupakan pelaku penyerangan.

Baca juga: Atlet Taekwondo Jawa Tengah Didukung Ganjar Pranowo: Perfect Sekali, Bisa Lah Tambah Emas

"Masyarakat yang meninggal dunia enam orang yang salah satunya diduga adalah pelaku penyerangan. Seluruh jenazah masih disemayamkan di RSUD Yahukimo," kata Faizal saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (3/10/2021).

Menurut Faizal, saat ini masyarakat ketakutan karena khawatir kembali terjadi kericuhan. Karena itu, mereka saat ini tengah mengungsi di kantor polisi setempat.

Baca juga: Panpel Sepak Takraw PON Papua Mogok Bertugas: Atlet Terlantar, Jadwal Berantakan

"Sekitar seribu warga saat ini berlindung di Polres Yahukimo," kata Faizal.

Dugaan awal motif kericuhan tersebut diduga karena dipicu oleh kematian mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di sebuah hotel di Jakarta.

"Dugaan awalnya seperti itu (karena kematian mantan Bupati Yahukimo), kami sedang dalami," kata Faizal. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved