Breaking News:

Ribuan Warga Amankan Diri ke Polres Yahukimo seusai Kerusuhan Tewaskan 6 Orang, Total Ada 4580 Orang

Kerusuhan yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, membuat warga ketakutan hingga harus mengungsi.

Editor: Claudia Noventa
ISTIMEWA
YAHUKIMO MEMBARA - Mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Minggu (3/10/2021) pagi. Sejumlah warga di Kabupaten Yahukimo mulai membakar sejumlah rumah dan melempari toko. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kerusuhan yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, membuat warga ketakutan hingga harus mengungsi.

Diketahui, sebanyak 4.580 warga mengamankan diri ke Polres Yahukimo dan Koramil Dekai seusai insiden kericuhan yang terjadi Minggu (3/10/2021).

Jumlah ini diperoleh berdasarkan data oleh para gembala dari beberapa gereja yang ada di Distrik Dekai.

Menurut Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani, tiga persekutuan gereja yang mendata jemaatnya masing-masing.

"Ada tiga persekutuan gereja yang mendata jemaatnya masing-masing, total ada 4.580 orang yang mengamankan diri di Polres dan Koramil," ujar Faizal Ramadhani melalui pesan singkat, Senin (4/10/2021).

Warga Distrik Dekai yang tengah mengamankan diri di Polres Yahukimo, Papua, Senin (4/10/2021).
Warga Distrik Dekai yang tengah mengamankan diri di Polres Yahukimo, Papua, Senin (4/10/2021). (Dok Polda Papua)

Baca juga: Yahukimo Mencekam: Sebanyak 6 Orang Meninggal Dunia, 10 Luka Berat, dan Puluhan Luka Ringan

Baca juga: Polisi Tangkap 52 Orang Pelaku Kerusuhan di Kabupaten Yahukimo, KNPB Diduga Terlihat

Menurut Faizal, Binmas Noken akan segera bergerak ke Distrik Dekai untuk membantu warga yang mengamankan diri tersebut.

"Nanti Binmas Noken akan turun untuk membantu," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, kericuhan terjadi di Yahukimo pada Minggu siang.

Saat itu sekelompok masyarakat dari Suku Kimyal menyerang masyarakat Suku Yali yang tengah beribadah di gereja.

Akibat penyerangan tersebut, enam warga tewas dan 43 lainnya luka-luka.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved