7 Juta Hektare Lahan di Papua Barat Berpotensi Ditanami Komoditas Pertanian, Ini Penjelasan Mentan

7 juta hektare (ha) di provinsi Papua Barat berpotensi ditanami komoditas tanaman pangan dan hortikultura.

(DOK. Humas Kementerian Pertanian)
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat berkunjung ke Kelurahan Klamasen, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Senin (4/10/2021). 

Salah satu upaya yang dilakukan Kementan adalah menciptakan petani baru, yakni petani milenial.

“Keberadaan para petani milenial sangat vital dalam mewujudkan pencapaian ketahanan pangan,” tutur Mentan SYL.

Baca juga: Kesal Ditagih Utang di Depan Banyak Orang, Kakak Beradik Ini Baku Hantam dengan Penagih

Pada hari yang sama, Senin, Kementan menggelar pelatihan kewirausahaan untuk petani milenial di Papua Barat.

“Dengan pelatihan yang dilakukan hari ini saya berharap--seperti harapan yang sama juga dari Bapak Presiden--petani milenial di Papua Barat mampu menciptakan ketahanan pangan dengan memberikan mereka kepercayaan sebagai penggerak sektor pertanian,” ucap Mentan SYL.

Untuk diketahui, pada Minggu (3/10/2021), Mentan SYL juga mengunjungi Kelurahan Malawi, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Di Kelurahan Malawi, Mentan SYL melakukan peninjauan lahan dan rumah pengolahan sagu.

Melihat potensi yang ada, ia pun mendorong agar lahan hutan sagu di Papua Barat dapat dijadikan kawasan agrowisata.

(*)

Berita daerah lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mentan SYL Sebut 7 Juta Hektare Lahan di Papua Barat Berpotensi Ditanami Komoditas Pertanian"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved