Kericuhan di Yahukimo

Polisi Tetapkan 22 Orang Tersangka Atas Kericuhan Yahukimo Papua

Polisi menetapkan 22 orang menjadi tersangka dalam kasus kericuhan yang merenggut enam nyawa di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal merilis kericuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, yang merenggut 6 nyawa dari Suku Yali, Minggu (3/10/2021). Terdapat 41 korban luka dalam peristiwa tersebut. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Polisi menetapkan 22 orang menjadi tersangka dalam kasus kericuhan yang merenggut enam nyawa di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Minggu (3/10/2021) lalu.

Sebelumnya, 56 orang ditahan terkait konflik horizontal tersebut. Semuanya diperiksa di Mapolres Yahukimo.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, pihaknya masih terus mengusut motif penyerangan yang dilakukan kelompok suku Yali terhadap suku Kimyal di daerah itu.

"56 orang yang diamankan oleh Polres Yahukimo, 22 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan sisanya masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik," kata kamal dalam siaran Pers di Jayapura, Rabu (6/10/2021). 

Diketahui, enam orang meninggal dalam konflik itu telah dimakamkan. 

Baca juga: Ini Kontestan Babak 6 Besar Sepak Bola Putra PON XX Papua, Siapa Berhak Maju Semifinal ?

Sementara, korban luka sebanyak 41 orang, dan 10 orang lainnya telah dirujuk ke RSUD Jayapura untuk mendapatkan perawatan medis.

YAHUKIMO MEMBARA - Mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Minggu (3/10/2021) pagi. Sejumlah warga di Kabupaten Yahukimo mulai membakar sejumlah rumah dan melempari toko.
YAHUKIMO MEMBARA - Mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Minggu (3/10/2021) pagi. Sejumlah warga di Kabupaten Yahukimo mulai membakar sejumlah rumah dan melempari toko. (ISTIMEWA)

Selain menangkap para pelaku, Polres Yahukimo juga menyita barang bukti berupa 1 unit mini bus, 6 buah HP, ratusan anak panah, 5 bilah parang, linggis, batu dan gagang kampak atas kejadian tersebut.

"Jumlah masyarakat Suku Yali yang mengamankan diri sebanyak 3.609 jiwa di Mapolres Yahukimo, Gereja Gidi Evanhastia dan Koramil Dekai," tutur Kamal.

Baca juga: Kapal Rombongan Bupati Fakfak Hilang Kontak, Ditemukan Selamat dan Bermalam di Pulau Pisang

Adapun kebutuhan para warga yang mencari perlindungan keamanan di tiga tempat tersebut dipenuhi pemerintah daerah setempat.

"Dibantu TNI-Polri dan masyarakat dari luar Kabupaten Yahukimo," ujarnya.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dalam kasus ini.

Kerugian yang baru dicatat berupa 5 unit mobil, 11 unit motor dan 7 unit rumah warga dalam keadaan hangus terbakar.

Baca juga: Pelatih Sepak Takrauw Putri Kalimantan Tengah Akui Papua Aman

Kamal menambahkan, ihwal peristiwa itu bermula saat massa suku Kimyal yang dipimpin Kepala Suku Umum Kimyal, Morome Keya Busup, dengan menggunakan 2 unit mobil minibus membawa alat tajam berupa busur panah dan parang.

Mereka mendatangi masyarakat suku Yali dan melakukan penyerangan. 

Berikut identitas korban yang dievakuasi ke RSUD Jayapura:
1. Nison Kobak
2. Supina Uk alias Utima Sobolim
3. Neti Sobolim
4. Darius Kobak
5. Maus Bayage
6. Nike Pahabol
7. Hengki Mohi
8. Karin Sobolim
9. Nalike Kobak
10. Ninse Pahabol.

(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved