Breaking News:

Kerajinan Papua

Penjual Lukisan Khas Papua Sediakan 20 Lukisan untuk Suvenir PON XX, Ada Burung Cenderawasih 

Selain ada Noken, Batik Papua kami juga menjual 20 lukisan khas Papua untuk keperluan oleh-oleh para kontingen PON XX Papua

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
PON XX PAPUA - Penjual lukisan khas Papua Elisabet Wouw (43) sedang menenteng Lukisan Burung Cenderawasih, yang dipamerkan di pelataran GOR Toware, Kabupaten Jayapura saat PON XX, Kamis (7/10/2021).  

Tak hanya menjual lukisan khas Papua saja, Elisabet juga menjajakan Tas Noken, Batik, pahatan khas Genyem, Baki kayu, busana kulit kayu, aksesoris, hingga pernak-pernik lainnya. 

"Barang-barang yang kita jual beragam, karena ini menunjukkan kalau kita di kampung itu, punya potensi untuk membuat kerajinan, nah PON ini momen untuk tampil," kata Elisabet. 

Untuk harga masing-masing item yang dijual, misalnya Tas Noken dibanderol dengan harga kisaran Rp 50.000, sampai Rp 350.000 tergantung ukuran, dan jenisnya. 

Sementara, untuk pahatan kecil diberikan harga Rp 50.000 dan yang besar Rp 300.000, serta Baki Kayu harganya Rp 350.000. 

Naturalis Guide Diserang Komodo saat Terjatuh, 5 Menit Berjibaku Gigitan Baru Bisa Dilepas

Selama ini, menurut Elisabet, masyarakat Kampung Rhepang Muaif dinilai kreatif dalam membuat berbagai produk kerajinan tangan, hanya saja belum ada wadah yang tepat untuk sarana berjualan. 

"Event PON XX Papua ini kita harapkan, supaya bisa menjadi sarana yang baik, buat kita bisa jualan dan memamerkan produk-produk kami," tutupnya.

Sekadar diketahui, Elisabet dan mama-mama dari Kampung Rhepang Muaif lainnya, berjualan di pelataran venue Pencak Silat GOR Toware di Kabupaten Jayapura Papua. 

Lokasi GOR Toware ini berada di Kampung Kwadeware Distrik Waibu, berdekatan dengan Bukit Teletubies atau Bukit Tungkuwiri. (*) 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved