Breaking News:

Tidak Diurus Pemilik, 3 Buaya Lepas dari Penangkaran yang Terbengkalai hingga Dipasang Garis Polisi

Polsek Sungai Gelam menutup dan memasang garis polisi di lokasi bekas penangkaran buaya di Desa Talang Kerinci, Provinsi Jambi.

Editor: Claudia Noventa
thenextweb.com via TribunWow.com
Ilustrasi buaya 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 3 ekor buaya lepas dari tempat penangkaran yang terbengkalai.

Kini Polsek Sungai Gelam memutuskan untuk menutup dan memasang garis polisi di lokasi bekas penangkaran buaya tersebut.

Diketahui, lokasi penangkaran berada di Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Baca juga: Kontingen Menembak Kalsel di Nomor 10 Meter Air Rifle Mixed Team Gagal Melaju ke Final

Baca juga: Sosiolog UI Ungkap Informasi Hoaks Penyebab Konflik di Yahukimo Papua Pecah

Selain untuk mengantisipasi kasus serangan buaya, Kepala Polsek Sungai Gelam Inspektur Polisi Dua (Ipda) Candra mengatakan, garis polisi dipasang agar masyarakat sekitar tidak memasuki area bekas penangkaran buaya itu.

Polisi khawatir masih ada buaya yang tertinggal atau sisa telur buaya yang masih di dalam.

Sebab, meski semua buaya sudah dipindahkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, penangkaran buaya itu sudah lama tidak diurus pemiliknya.

"Kemungkinan besar seluruh buaya yang ada di dalam penangkaran ini sudah semuanya ditangkap dan dipindahkan sementara ke lokasi yang aman. Namun dikarenakan posisi sekarang air kolam dalam kondisi keruh, kita belum berani memastikan buaya di sini sudah dievakuasi semuanya," kata Candra seperti dikutip dari Antara, Rabu (6/10/2021).

Sebelumnya, sebanyak 18 buaya hidup dipindahkan.

Tim BKSDA menemukan dua buaya yang mati.

"Sedangkan yang kami pindahkan tiga buaya yang berada di luar penangkaran atau lepas dari penangkaran, sehingga membuat panik warga sekitar penangkaran dan sepanjang aliran sungai setempat," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved