Breaking News:

Polda Papua Tangkap Dalangnya, Ini Sederet Fakta terkait Kerusuhan Berdarah di Yahukimo

Kerusuhan berdarah di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, meninggalkan trauma bagi masyarakat setempat, Minggu (3/10/2021).

Editor: Claudia Noventa
Tribun-Papua.com/Kompas.com
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, bersama Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, meninjau lokasi kericuhan Yahukimo, di Distrik Dekai, Papua,, Jumat (8/10/2021)(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polda Papua telah menangkap dalang di balik kerusuhan berdarah di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Minggu (3/10/2021).

Diketahui, dalam kerusuhan tersebut sekelompok massa mengamuk dan membakar sejumlah bangunan.

Tak hanya itu, enam warga juga dilaporkan tewas dalam kerusuhan tersebut.

Kerusuhan tersebut juga  meninggalkan trauma bagi masyarakat hingga ribuan orang dilaporkan terpaksa mengungsi.

Baca juga: Sebelum Dibegal, Wanita yang Bawa Uang Rp 1,3 Miliar Naik Motor Sudah Merasa Dibuntuti 3 Orang

Baca juga: Ditawari Tumpangan ke Sekolah oleh Kenalan, Pelajar Malah Dibawa ke Hotel dan Dirudapaksa

Setelah sepekan berlalu, polisi mengamankan lebih kurang 56 orang yang diduga terlibat, termasuk tersangka utama berinisial MB.

Diduga kuat, kerusuhan itu berawal dari kabar kematian Mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup di sebuah hotel di Jakarta.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Diduga Termakan Hoaks

Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani menjelaskan, kerusuhan terjadi pada a Minggu pukul 12.10 WIT.

Saat itu sekelompok orang dari Suku Kimyal melakukan penyerangan pada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah minggu di dalam Gereja Gidi Dekai.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved